Presiden Resmikan Bandar Udara Internasional Silangit

Bandar Udara Internasional Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara. (net)
Bandar Udara Internasional Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara. (net)

MEDAN (marwahkepri.com) – Setelah direnovasi dan berganti rupa, Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka terminal Bandar Udara Internasional Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara, Jumat (24/11).

“Dengan mengucap bismillahirohmanirohim, saya nyatakan Bandara Internasional Silangit resmi dibuka,”ucap Jokowi.

Bandar udara yang terletak di Siborong-Borong, Sumatera Utara, ini sejatinya sudah beroperasi sejak 2011 lalu, namun dengan perluasan yang dilakukan, Bandara Silangit diharapkan mampu memperkuat geliat pariwisata di kawasan sekitar Danau Toba, Sumatera Utara.

Bandara ini jadi gerbang bagi turis mancanegara asal Singapura, Malaysia, hingga China untuk berwisata ke Danau Toba. Jika menggunakan Bandara Kualanamu, turis membutuhkan waktu tiga jam untuk sampai di Danau Toba, sementara dengan adanya Bandara Internasional Silangit, waktu yang diperlukan hanya satu jam saja.

Sebelumnya, bandara ini hanya berfungsi sebagai bandara perintis bersubsidi. Kini pesawat komersil seperti Boeing 737-800 dan Boeing 737-500 berkapasitas 162 penumpang bisa mendarat di sini.

Sejatinya, penerbangan langsung Jakarta-Silangit mulai dilayani sejak Maret 2016 oleh Garuda Indonesia, disusul Sriwijaya Air pada April 2016. Setelah itu, giliran Batik Air yang bergabung meramaikan penerbangan komersil.

Bandara Internasional Silangit sendiri mengalami perpanjangan landasan dari 2200 meter menjadi 2650 meter. Lebar landasan yang mulanya hanya 30 meter berkembang jadi 45 meter.
Semua fasilitas tersedia lengkap, mulai dari jaringan Wi-Fi, ruang tunggu VIP, area bermain anak, ruang menyusui, fasilitas kursi roda, toilet, televisi, charging port, restoran, mushola, area merokok, dan masih banyak lagi.

Saat meresmikan Bandara Internasional Silangit, Presiden Jokowi menyampaikan harapannya untuk perkembangan bandara Silangit.

“Ini perintah saya untuk Menhub, diperpanjang runway dari 2.650 meter jadi 3.000 meter. Agar pesawat whitebody paling besar bisa masuk Silangit, paling lambat 2020, dan terminal dari 3000 m2 jadi 10 ribu m2,” tutupnya.

Setelah meresmikan Bandar Udara Internasional Silangit, Presiden akan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Langkat untuk menyerahkan Kartu Indonesia Pintar dan Program Keluarga Harapan di Gedung Serba Guna Manunggal Langkat Berseri, Kabupaten Langkat.

Selanjutnya akan menyerahkan Sertifikat Tanah untuk Rakyat di kawasan Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, dan pada sore harinya nanti, Presiden akan kembali ke Medan. (mk/k***)