Bupati Natuna Serahkan Penghargaan Kepada Tenaga Kesehatan Teladan

IMG20171117081909
Bupati menyerahkan piala dan piagam

Natuna (Marwahkepri.com) – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53, yang disejalankan dengan peringatan upacara 17 hari bulan dilingkungan Pemerintah kabupaten Natuna, Jum’at pagi (17/11/2017) dihalaman kantor Bupati Bukit Arai.

Bupati Natuna Hamid Rizal selaku pembina upacara menyerahkan delapan (8) piagam penghargan kepada tenaga kesehatan teladan tingkat Nasional.

Berikut nama-nama tenaga kesehatan teladan tingkat nasional, yang mendapat piagam penghargaan dari Bupati Natuna, Anisa Permatasari kategori tenaga gizi dari UPT Puskesmas Ranai. Muslikah kategori Bidan dari UPT Puskesmas Bunguran tengah.

Sedangkan juara pertama tingkat Nasional lomba KB MKJP dengan katergori Puskesmas diraih oleh UPT Puskesmas Ranai.

Juara pertama tingkat Provinsi kategori KLP Bina Keluarga Lansia diraih oleh BKL Kamboja desa Sedanau Timur kecamatan Bunguran Batubi.

Juara kedua tingkat Provinsi kategori KLP bina keluarga lansia diraih oleh BKR Mawar desa Air Lengit Kecamatan Bunguran Tengah.

Juara kedua tingakat Provinsi dengan kategori keluarga harmonis diraih oleh Tukiran dan Haryani desa Harapan Jaya kecamatan Bunguran Tengah.

Juara dua tingkat Provinsi kategori KB lestari 10 tahun diraih oleh Tulastri Desa Air Lengit kecamatan Bunguran Tengah.

Juara tiga tingkat Provinsi kategori bina keluarga balita holistik integeratif di raih oleh BKB HI Sehat Cerdas desa Binjai kecamatan Bunguran Barat.

Kemudian acara dilanjutankan dengan lounching perdana Posbindu PTM perkantoran Kabupaten Natuna dan penyerahan bantuan mesin Traktor tipe TT454WD dari Menteri Pertanian kepada pemerintah daerah dan batuan satu unit sepeda motor dari Provinsi untuk program siwab pertenakan.

Dalam amanatnya, Bupati Natuna Drs.H. Abdul Hamid Rizal Msi, menyampaika peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-53 tahun tahun 2017, mengangkat tema,”sehat keluargaku sehat Idonesia ku”, tema tersebut sejalan dengan program Idonesia sehat melalui pendekatan keluarga sebagai titik awal bagi mendorong masyarakat mandiri dalam mewujudkan hidup sehat.

“kita tahu bahwa komponen terpenting pencegahan penyakit, selain dipengaruhi kualitas lingkungan serta sarana dan prasarana pelayanan kesehatan juga dipengaruhi oleh perilaku keluarga yang memiliki dampak sangat besar dalam bentuk perilaku induvidu. Untuk itu, kita perlu terus berupaya guna membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat ditengah masyarakat khusunya di lingkungan keluarga”, ungkap Hamid.

Disamping itu, menurut Bupati salah satu upaya pemberdayaan seluruh unsur pembagunan bagi mewujudkan peningkatan mutu kesehatan, diantaranya gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS), mengajak semua bekerjasama lintas sektor dan lintas program dalam mewujudkan masyarakat untuk berperilaku hidup sehat.

Dengan mendorong program Idonesia sehat melalui pendekatan keluarga dan gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS), berupaya membangun kemandirian kelurga dan masyarakat yang sehat sebagai upaya promosi, perlidungan dan perbaikan, sehingga pada gilirannya dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan sumberdaya manusia produkif sebagai pengerak aktif pembangunan daerah.

Bupati Hamid juga menyampaikan upaya Pemerintah Kabupaten Natuna dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, pada tahun 2017 di kabupaten Natuna ada beberapa program yang dilaksanakan. Diantaranya, peningkatn sarana dan prasarana yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) afirmasi untuk pembangunan gedung baru Puskesmas di kecamatan Pulau Laut, renovasi dan tambah ruang untuk Puskesmas di kecamatan Subi dan kecamatan Serasan Timur.

Sementara untuk meningkatkan mutu pelayanan dan manajemen kesehatan tingkat dasar pada tahun 2017, Puskesmas Ranai dan Bunguran Tengah sudah berhasil mendapat penilaian akreditas tingkat dasar, dan ada empat (4 ) Puskesmas yang akan diajukan penilaian akreditas, diantaranya Puskesmas Tanjung, Cemaga, Kelarik dan Sedanau.

Kemudian terang, Bupati sebagai peningkatan pelayanan rujukan, hal yang sama juga di bulan Desember nanti, RSUD Natuna akan di ajukan untuk mendapat penilaian akreditasi.

Sementara tujuan dari lounching perdana Pos Pembinaan Terpadu (POSBINDU) PTM Perkantoran, untuk pemeriksaan kesehatan secara mandiri juga merupakan bagian dari upaya preventif PNS dan PTT, maka dibentuk lah pos pembinan terpadu (POSBINDU) di area pusat perkantoran kantor Bupati Natuna.

“saya berharap pos pelayanan ini, dapat mendukung pelaksanaan tugas kedinasan terutama di bidanag kesehatan”, harapnya.

Hamid juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan progaram Idonesia sehat dengan pendekatan keluarga, dimulai dari diri sendiri. (mk)