Tamadun, Warisan Peradaban 114 Tahun Lamanya

(doc)
(doc)

Lingga (marwahkepri.com) – Pemkab Lingga pertama kali menggelar Perhelatan Memuliakan Tamadun Melayu Antarabangsa yang dibuka tadi, Jum’at (17/11) pagi ditandai dengan dibukanya pemeran Museum Bersama di Museum Linggam Cahaya, Daik. Namun penggelaran akbar lintas negara ini perlu memperjelas apa makna dari Tamadun sebenarnya.

Melalui Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Lingga, Dato Ishak menyampaikan Tamadun merupakan suatu peradaban warisan benda maupun yang tak benda serta ragawi maupun non ragawi yang diciptakan oleh manusia.

Dalam hal ini, Kabupaten Lingga pernah menjadi pusat Kesultanan Melayu yang betahan hingga lebih kurang 114 tahun lamanya.

“Jadi selama 114 tahun itu, Sultan dan para pembesarnya mewariskan peradaban yang antara lain seperti nikah kawin, penulisan buku, kemudian bahasa lisan Melayu yang sehari-hari,” kata dia (17/11).

Di Lingga pula bahasa Melayu lisan telah menjadi satu peradaban. Berkembang secara perlahan hingga kemudian dituliskan dalam naskah buku berbentuk tulisan di Pulau Penyengat yang digagaskan oleh Raja Ali Haji dan kemudian menjadi bahasa Indonesia.

Kesultanan Lingga yang sekarang menjadi Kabupaten Lingga telah memberikan kontribusi yang besar pemersatu bangsa dalam bentuk bahasa nasional.

Perhelatan Memuliakan Tamadun Melayu Antarabangsa ini pula merupakan cara dan upaya mengangkat kejayaan tersebut dan memuliakan serta mengembalikan dengan pengembangan yang lebih baik.

Bak mengangkat batang yang terendam, begitu kata Ishak cara melestarikannya.

“Acara ini kita ingin mengajak ramai-ramai negeri serumpun untuk melestarikan warisan ini. Lingga tidak boleh sendiri saja, Lingga harus didukung oleh negeri rumpun melayu,” ujarnya.

Setelah Lingga melakukan kegiatan yang pertama ini sebagai Bunda Tanah Melayu, bisa saja kata dia negara serumpun lainnya menyelenggarakan hal serupa bertanam tamadun dengan dasar satu kesultanan.

“Bisa saya itu Johor, Melaka, Bintan, Brunei Darussalam dan sebagainya,” ucap dia.

Dia berharap giat yang dilakukan Pemkab Lingga ini dapat di sambut positif oleh masyarakat Kabupaten Lingga. Apalagi dalam perhelatan ini, akan hadir Wakil Presiden Republik Indonesia, Muhammad Jusuf Kalla pada pembukaannya nanti. (MK/arp)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.