Divonis 1 Tahun Kasus Pengerusakan, Terdakwa Suwandi Baru Menyerahkan Diri

Marwahkepri.com, Batam – Terdakwa Rudi Lu (DPO) dan Suwandi alias Aheng, terbukti bersalah karena melakukan penggerusakan pondasi dan lahan milik Ruki Lim. Atas perbuatan keduanya dijatuhi hukuman 1 tahun penjara. Kata ketua majelis hakim Tiwik SH didampingi hakim anggota Endi Nurindra dan Egi Novita SH, Selasa (22/11/2016) silam.

Hukuman terhadap kedua terdakwa tersebut lebih ringan 1 tahun 4 bulan dari tuntutan jaksa. Padahal, penuntut umum sangat meyakini unsur pasal 406 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP yang didakwakan terhadap keduanya telah terpenuhi.

Setelah dijatuhi vonis kepada kedua terdakwa hingga saat ini tidak menjalani hukumannya, dan pada hari Kamis (9/11/2017) sore, Suwandi alias Aheng datang sendiri untuk menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri Batam.

IMG-20160525-WA023_edit

Usai dilakukan pemeriksaan oleh Kepala Pidana Umum (Pidum) Filpan SH diruangannya, terdakwa Suwandi langsung dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Batam diantar langsung oleh Jaksa dan dua anggota Polisi dengan menggunakan mobil Avanza berwarna putih.

Dalam keterangan Filpan SH mengatakan, sangat menghargai Suwandi alias Aheng yang datang sendiri untuk menyerahkan diri tanpa didampingi keluarga maupun Penasehat Hukumnya.
“Dan kami menghimbau kepada Rudi Lu agar segera menyerahkan diri. Jika Rudi Lu tetap tidak menghiraukan panggilan, kami akan panggil paksa,”kata Filpan SH

Saat itu kedua terdakwa didampingi penasehat hukumnya Roy Wright, yang sempat mengajukan gugatan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Batam, Mikroj SH atas perkara ini. Namun gugatan itu kembali ditarik PH terdakwanya dan meminta maaf.

unnamed

Perusakan lahan tersebut, kata Ruki Lim, dilakukan terdakwa dengan cara menyuruh orang lain memasukkan alat berat excavator dan truck. Lahan seluas sekitar 1.000 meter persegi itu ditimbun tanah hingga membuat tembok dan pondasi rusak.
Nikson Juntak

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.