Melalui Dana CSR BRK, Tambak Udang Sungai Besar Hampir Selesai Dibuka

(doc)
(doc)

Lingga (marwahkepri.com) – Wakil Bupati Lingga, Muhammad Nizar didampingi anggota DPRD Lingga tinjau progres pembangunan tambak udang di desa Sungai Besar, Kecamatan Lingga Utara. Kunjungan itu sekaligus didampingi Kepala Bank Riau Kepri Capem Daik Lingga, Badraini, SH.

Diketahui sebelumnya guna mendukung program Pemkab Lingga yakni ketahanan pangan dibidang pertanian, perikanan dan peternakan, Bank Riau Kepri Capem Daik Lingga membantu dengan menyerahkan bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar 1 miliyar untuk pembuatan tambak udang/ikan di desa Sungai Besar, Kecamatan Lingga Utara seluas 10 hektar. Dengan alasan desa Sungai Besar telah ditetapkan oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman sebagai kawasan agrominapolitan Kabupaten Lingga tanggal 07 September lalu.

Kepala Bank Riau Kepri Capem Daik, Badraini mengatakan proses pembangunan tambak udang cukup signifikan. Saat tinjuan lapangan progresnya sudah mencapai 3 petak tambak dari 5 tambak yang akan dibuka dimana 1 tambak dengan luas 2 hektar.  Sementara sisanya diperkirakan selesai pertengahan November ini.

Karena menurutnya terkait tambak udang ini Pemkab Lingga rencananya akan meresmikan bersamaan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, Puji Astuti pada perhelatan Memuliakan Tamadun Melayu Antarabangsa nanti.

“Alhamdulillah  saya lihat 3 tambak sudah terbangun, tinggal 2 lagi. Satu tambak itu 100×200, luas semua 10 hektar,” ucap Badraini, Rabu (01/11).

Sebagai pihak Bank dalam hubungan kemitraan, dia merasa bersyukur sebab dengan adanya pembangunan tambak ini. Dengan harapan kedepannya bisa sangat membantu dalam hal perekonomian masyarakat tempatan dan pemerintah daerah.

(doc)
(doc)

Dia juga berharap terealisasinya tambak udang tersebut dapat memacu masyarakat untuk giat membudidaya udang/ikan. Sebab selama ini di Lingga hanya mampu mengelola perikanan tangkap.

“Kita menganggap sektor perikanan jangan dilupakan. Karena Kabupaten Lingga merupakan daerah pulau. Sektor perikanan sangat dominan sebagai mata pencaharian masyarakat Lingga. Sektor perikanan juga. Yang jelas untuk CSR kita, kita akan berkomunikasi apa program prioritas pemerintah daerah,” papar dia.

Sementara mengenai peruntukan dana CSR  untuk pembukaan tambak udang/ikan dia menjelaskan baru pertama kalinya. Bukan hanya di Kabupaten Lingga melain di provinsi Riau maupun Kepri. Selama ini bantuan CSR diperuntukkan untuk pembangunan fisik seperti gedung dan revitalisasi. Sementara besarnya dana bantuan yang diberikan sudah sesuai dengan hasil rapat umum pemegang saham (RUPS) beberapa waktu lalu.

“Bank Riau Kepri sebagai penyalur besar dana CSR kepada pemerintah daerah mendapatkan urutan nomor satu di Kabupaten Lingga. Selama ini pemerintah daerah sebagai pemegang saham akan mendapatkan bagian dari kemitraan ini,” ucap dia.

Untuk tajun 2017 CSR Bank Raiu Kepri akan dipergunakan Pemkab Linhga membangun Masjid Al-Hikmah 2020 dengan total bantuan Rp 120.091.121.  (MK/arp)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.