Penghibah BCB Akan Dapat Penghargaan Disbud Lingga Lewat Pameran Museum

Museum Linggam Cahaya, Daik Lingga
Museum Linggam Cahaya, Daik Lingga (doc)

Lingga (marwahkepri.com) – Pameran Museum Linggam Cahaya yang segera ditaja Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga pada 17 November mendatang, sekaligus memberikan penghargaan kepada penghibah benda cagar budaya. Hal tersebut dipertegas Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga, Paridah.

“Nanti kami sedang merancang dalam acara itu akan ada perhargaan kepada para penghibah benda cagar budaya atau yang masih diduga menjadi benda cagar budaya. Jadi mereka akan dapat penghargaan,” jelas dia, Selasa (31/10).

Alasan memberikan penghargaan ini, lanjut dia adalah sebagai upaya pelestarian benda cagar budaya untuk memotivasi kapada warga yang lain menghibahkan ke museum Linggam Cahaya. Karena diketahui banyak sekali benda cagar budaya peninggalan kesultanan masih tersimpan dirumah-rumah warga.

Diakui memang secara penganggaran, untuk menarik benda cagar budaya yang masih tersimpan dirumah-rumah warga itu pihak belum mampu. Jadi dengan penghargaan itu pihak museum berharap ada ketertarikan warga untuk menghibah.

“Mudah-mudahan dengan adanya ini dapat diikuti yang lainnya untuk ikut menghibahkan. Jadi, ini salah satu upaya kita untuk menjaga barang-barang bernilai budaya,” ujar dia.

Saat ini kata dia yang telah terdata ditahun 2017 ada 7 penghibah. Namun daya tersebut masih bersifat tentatif. Teramsuklah didalam itu ada yang menghibah gelas Sultan.

Sebelumnya gerakan seperti ini pernah dilakukan dengan nama Gerakan Sayang Benda Cagar Budaya yang digerakkan kepada Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga, M Ishak.

“Jadi memang pernah dulu, daripada benda itu buruk dirumah. Kita minta dihibahkan untuk di pelihara dan bisa dinikmati orang ramai,” kata dia.

Sementara menyinggung soal pemeran museum pihaknya memberikan tema “Pelestarian Warisan Sejarah dan Budaya Melayu yang Bertamadun”. Dengan harapan adanya pameran ini alat lebih mengenalkan museum Linggam Cahaya lebih luas.

“Pemeran ini juga memberikan kesempatan untuk penghibah dapat reuni bersama barang yang pernah dihibahkan. Jadi ini gratis, kita tidak pakai pungut biaya untuk masuk mengunjungi museum saat pameran nanti,” terang dia. (MK/arp)