Pria Pengangguran Tersangka Jambret Nyaris Dihakimi Warga di Karimun

Tersangka R alias Supandi (27) bersama barang bukti yang diamankan pihak kepolisian. (hasian)
Tersangka R alias Supandi (27) bersama barang bukti yang diamankan pihak kepolisian. (Hasian)

KARIMUN (Marwahkepri.com) – Seorang pria pengangguran, AR alias Supandi (27) warga Guntung Punak, Kelurahan Darusalam, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, nyaris dihakimi warga usai menjambret seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), Minggu (29/10/2017) di Jalan Nusantara, Kecamatan Balai Kota, Tanjung Balai Karimun. Beruntung Polisi yang tiba dilokasi, langsung mengamankan tersangka.

Informasi yang diperoleh, sebelum kejadian korban Wulandari Hardiyatni (33) warga Kampung Tanjung Kecamatan Balai Kota, hendak belanja kepasar di Jalan Nusantara, yang tidak jauh dari rumahnya. Tidak berapa lama berjalan kaki, diduga tersangka AR yang sudah mengikuti korban dari belakang, langsung menarik dompet korban yang dipegang degan cara dipeluk oleh korban.

Korban yang kaget, langsung berteriak ‘copet’ sembari mengejar tersangka. Warga yang mendengar teriakan korban, langsung mengejar tersangka AR alias Supandi. Merasa terancam, tersangka pun mencoba lari dan masuk kerumah salah satu warga.

Beruntung Personil Polsek Balai Kota yang mendapat informasi, tiba dilokasi kejadian dan langsung mengamankan tersangka. Sehingga tersangka yang sudah dikerumuni warga yang emosi langsung bisa diamankan. Bersama barang bukti, tersangka pun langsung diboyong ke Mapolsek Balai Kota, Tanjung Balai Karimun.

Usai menerima laporan Polisi dari korban, tersangka pun diserahkan ke Mapolres Karimun untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kapolres Karimun melalui Kasat Reskrim AKP Lulik Febiyantara S.I.K ketika dikonfirmasi melalui pesan Watsappnya, membenarkan kejadian itu.

“Kita sudah terima laporan dari korban, kini tersangka masih menjalani pemeriksaan. Dari kejadian itu, korban mengaku mengalami kerugian hingga Rp 3 Juta Rupiah,” ucap Lulik. (Hasian).

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.