Sambut HSP Ke-89, Festival Pemuda Dibuka

Ketua KNPI kabupaten Lingga, Safaruddin saat membuka Festival Pemuda sambut HSP ke-89
Ketua KNPI kabupaten Lingga, Safaruddin saat membuka Festival Pemuda sambut HSP ke-89 (arpa)

Lingga (marwahkepri.com) – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Lingga, Safaruddin membuka kegiatan seni yang bertajuk Festival Pemuda sempena memperingati Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2016. Sejumlah kegiatan yang ditaja KNPI Lingga dengan segenap organisasi dan komunitas yang ada di Daik direncanakan akan digelar selama beberapa hari kedepan.

Safaruddin pada kesempatan itu mengatakan serangkaian kegiatan yang belajar dilakukan pihaknya pada momen Hari Sumpah Pemuda ke 89 ini. Rangkain kegiatan itu seperti Pendakian Puncak Bukit Permata untuk melakukan upacara Hari Sumpah Pemuda dan Diskusi Kepemudaan bersama Bupati Lingga, Alias Wello.

“Yang pertama pemuda Kabupaten Lingga lebih kurang 60 orang melakukan pendakian Bukit Permata melakukan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda. Kemudian dilanjutkan dengan dialog Kepemudaan,” papar dia, Jum’at  (27/10) dilapangan Hangtuah Daik.

Kemudian pihaknya juga akan melaksanakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89 di Dabosingkep. Dia menjelaskan Hari Sumpah Pemuda merupakan hari sejarah dimana para pemuda di Indonesia menyatukan rasa kebersamaan, menjunjung persatuan dan kesatuan. Pemuda menyatakan satu tumpah darah, satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa.

“Dengan tiga pilar tersebut, mencerminkan bahwa kita adalah bangsa yang besar dan bangsa yang bersatu meskipun Indonesia memiliki keberagaman,” ucap dia.

Kreasi seni tari kolosal dari SMKN 2 Lingga menghibur penonton (arpa)
Kreasi seni tari kolosal dari SMKN 2 Lingga menghibur penonton (arpa)

Selain itu dia juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh komponen panitia dengan terlaksananya kegiatan ini. Berkat kerjasama semua bisa terlaksana dan diharapkan berjalan baik.

“Kami juga sampaikan pada malam Senin itu kegiatan ditaja oleh Disparpora Kabupaten Lingga yakni malam apresiasi insan dan penggiat olahraga yang berprestasi,” ucap di yang juga sebagai Kabidpora di Diparpora Lingga.

Pantauan lapangan pada pembukaan dihadiri puluhan penonton. Pembukaan ditandai dengan pemotongan balon gas keudara. Begitu kada sesi pengisi acara malam itu cukup menghibur penonton. Keberagaman seni yang ditampilkan generasi Lingga mulai dari tari kreasi, puisi, monolog, tari kolosal, musik, tari kontemporer, dan sebagainya. (MK/arp)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.