Tingkatkan Kesejahteraan, 478 MBR Terima BSPS

Ilustrasi. (net)
Ilustrasi. (net)

BATAM (marwahkepri.com) – Pemerintah Kota Batam memberikan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada 478 Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) pada acara Sosialisasi Program BSPS di Aula PIH Batam Centre, Selasa (24/10).

Bantuan sebesar Rp 15 juta diberikan langsung berupa bahan bangunan. Proses pembangunan dilakukan oleh masyarakat dengan berpedoman pada rencana anggaran biaya yang disepakati Kelompok Penerima Bantuan. Tidak seperti program rehabilitasi rumah tidak layak huni di Dinas Sosial, BSPS ini tidak ada tambahan biaya tukang.

“Tujuan dari kegiatan BSPS ini adalah meningkatkan kualitas perumahan masyarakat khususnya yang berpenghasilan rendah. Kalau pelaksanaan tahun ini dianggap berhasil, tahun depan bantuan akan ditambah. Untuk tahun depan kita usulkan 800-an MBR,”ucap Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Pemukiman, dan Pertamanan Kota Batam, Herman Rozie.

Adapun rincian penerima BSPS adalah di Kelurahan Sei Pelunggut Kecamatan Sagulung 100 MBR, Kelurahan Batubesar Kecamatan Nongsa 80 MBR, Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung 70 MBR, Kelurahan Sambau Kecamatan Nongsa 83 MBR, Kelurahan Duriangkang Kecamatan Sei Beduk 45 MBR, dan Kelurahan Tanjunguma 100 MBR.

“BSPS tahun ini kita dapat dari dana alokasi khusus pemerintah pusat. Total ada 478 MBR yang dibantu. Yang hari ini kita serahkan 298 MBR. Sebelumnya 180 MBR di Sei Pelunggut dan Batubesar sudah lebih dulu diserahkan,” tambahnya.

Herman pun mengatakan awalnya ada 725 MBR yang diusulkan menerima BSPS. Namun setelah diverifikasi jumlahnya berkurang. Ada beberapa sebab warga tersebut tidak menerima BSPS. Di antaranya memiliki rumah kedua, atau kondisi rumah cukup layak huni.

Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad yang hadir pada sosialisasi ini berharap masyarakat memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik. Karena tujuan bantuan tersebut adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat penerima bantuan. Dan pada akhirnya diharapkan dapat mengurangi angka masyarakat miskin di Kota Batam.

“Saya mohon betul-betul memanfaatkan dana BSPS ini sehingga persoalan kemiskinan Batam ini dapat terurai dari tahun ke tahun. Angka kemiskinan kita 38 ribu. Kalau rumahnya diperbaiki, lingkungan diperbaiki, mudah-mudahan angka 38 ribu itu dapat kita selesaikan,” ujarnya.

Agusnila (29), salah satu penerima bantuan merasa sangat bersyukur. Dia pun akan menggunakan bantuan tersebut untuk melanjutkan pembangunan dapur di rumahnya.

“Sekalian untuk benerin atap. Atapnya bocor. Sama plester dinding, karena masih batu saja,”ucapnya. (mk/mc)

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.