Hanya 3 Oknum Dijadikan Tersangka, Kemanakah Nasrun ?

(doc)
(doc)

Lingga (marwahkepri.com) – Kasus penggerebekan 4 oknum penampung timah ilegal di Dabosingkep Kabupaten Lingga pada Selasa (12/06) lalu masih menjadi topik pembicaraan hangat masyarakat setempat. Pasalnya, setelah ditetapkan 3 tersangka oleh pihak Tipikor Polda Kepri beberapa waktu lalu, masyarakat menanyakan 1 oknum yang masih tanda tanya.

Diketahui sebelumnya, 4 oknum tersebut akrab dipanggil Jang, Juna, Sudin dan Nasrun dikalangan masyarakat Dabosingkep. Anehnya Nasrun yang diduga sebelumnya sebagai tersangka utama di TKP sesuai temuan barang bukti berupa pasir timah belasan ton saat digerebek langsung oleh tim Polda Kepri statusnya DPO.

Terkait kasus ini dikonfirmasi dari Polres Lingga, melalui Kasat Reskrim AKP Surharnoko menjelaskan kasus penggerebekan pasir timah ilegal tersebut ditangani Krimsus Polda Kepri.

“Yang menangani Krimsus Polda, jadi konfirmasi ke Krimsus Polda saja,” jawab dia singkat via WhatsApp, Senin (16/10) lalu.

Menanggapi jawaban itu, wartawan menghubungi pihak Polda melalui Kasubid Tipikor Polda Kepri, Kompol Robertus via seluler. Dia mengatakan ketiga tersangka sedang menjalani proses hukum. Sedangkan oknum lainnya yakni Nasrun ditetapkan sebagai DPO. Penetapan DPO juga sudah dikirimkan dalam bentuk surat ke Polres Lingga pada 31 Juli lalu.

“Kita sudah kirimkan surat ke Polres Lingga dan yang bersangkutan ditetapkan sebagai DPO penyidik,” terang dia, Rabu (18/10).

Dia menegaskan terkait tindak pidana penambangan ilegal, penegak hukum akan tetap menindaklanjuti dan memproses sesuai aturan yang ada.

Sampai berita ini ditulis Nasrun yang diketahui beralamat di jalan SMKN 1 Singkep Kampung Boyan desa Batu Berdaun kecamatan singkep Kabupaten Lingga masih bebas bernafas. Sementara 3 rekannya sedang menjalani proses hukum. (mk/zul)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.