Polsek Siap Bertanggungjawab Atas Insiden Kecelakaan Siswa SMK


(doc)
(doc)

Lingga (marwahkepri.com) – Tidak terima atas kejadian yang menimpa dua murid SMKN 2 Lingga, puluhan massa mendatangi mapolsek Daik untuk meminta pertanggungjawaban terhadap korban. Puluhan massa tersebut, juga meminta anggota yang melakukan operasi dengan korban hadir ditengah untuk menyampaikan permintaan maaf.

Kondisi sempat memanas, karena hasil keputusan musyawarah pihak Polres Lingga yang diwakili Polsek Daik dengan beberapa tokoh masyarakat tidak menyanggupi hadirnya anggota tersebut dihadapan massa. Namun karena semakin mendesak akhirnya 5 anggota lantas yang melakukan operasi dihadirkan untuk menyampaikan maaf.

Kapolsek Daik Iptu Sugianto didampingi Kasat Intel AKP H. Supriyanto dan Camat Lingga serta sejumlah tokoh masyarakat Daik menjelaskan kapada massa bahwa pihak polres akan bertanggungjawab sepenuhnya terhadap korban. Baik dari segi pengobatan maupun lainnya.

“Dalam kejadian ini kami atas nama pihak kepolisian mohon maaf. Polres Lingga akan bertanggungjawab sepenuhnya terhadap korban. Untuk anggota yang melakukan tugas ini akan kita tindaklanjuti,” terang dia, Kamis (13/10).

Dia juga tidak mengatakan tidak hanya proses pengobatan. Namun jika memang korban merupakan tulang punggung keluarga karena diketahui ayah dari korban sudah meninggal dunia. Pihak polres juga akan mengambil kebijakan, minimal bekerja sebagai honorer di Mapolsek. Karena memungkinkan korban merupakan anak sekolah, maka akan dikondisikan sebaik mungkin dengan pihak sekolah dalam menjalani pengobatan.

Terkait razia yang digelar dengan tegas dia sampaikan kepada puluhan massa akan diberhentikan sementara ini.

“Kita akan bantu semaksimal mungkin,” ujar dia.

Ditempat yang sama, Zuhardi bersama H Musfar menyampaikan ucapan terimakasih kapada masyarakat Daik yang hadir menyuarakan hal tersebut. Dia juga tegaskan soal pertanggungjawaban pihak Polres terhadap kejadian ini.

“Kami mengucapkan terimakasih atas atas partisipasi masyarakat yang audit disini. Namun perlu kami tegaskan perihal ini sudah kami diskusikan dengan Polres Lingga yang diwakili Polsek akan bertanggungjawab terhadap korban,” tutur dia.

Hal yang sama juga disampaikan Muspar. Tetapi kabar gembira disampaikan atas hasil diskusi itu. Pihak Polres Lingga akan menyediakan kapal pelayanan kelengkapan surat menyurat berkendaraan tahun 2018.

“Keinginan kita memang cabang Samsat ada disini. Atas hasil diskusi tadi, Polres Lingga akan menyediakan kapal untuk urusan surat menyurat motor. Kalau Ade yang nak berurusan nanti datang saja ke kapal itu,” terang dia. (MK/arp)

Print Friendly, PDF & Email