Disparpora Lingga Kemas Agenda Sambut Yacter di Pulau Benan

Yacter berlabuh di pulau Benan
Yacter berlabuh di pulau Benan (Arpa)

Lingga (marwahkepri.com) – Setelah menggelar event penyambutan puluhan yacter mancanegara sail Sabang 2017 di pulau Selayar, desa Penuba pada Senin (09/10) lalu, selanjutnya Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Lingga melakukan persiapan penyambutan yacter di desa Benan, Kecamatan Senayang.

Kadis Disparpora Lingga, melalui Kasi dan Pelayanan Informasi, Rosanna mengatakan persiapan di pulau Benan akan dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya. Dalam event nasional Sail Sabang 2017 pihak pariwisata Lingga menggandeng seluruh elemen masyarakat tempatan untuk menyambut kedatangan yacter sekaligus promosi kearifan lokal desa Benan yang dikenal dengan pariwisata baharinya.

“Jadi ini kali keempat Kabupaten Lingga menjadi titik labuh wonderful sail 2 Indonesia. Untuk di Kabupaten Lingga itu ada beberapa titik tetapi yang difokuskan Penuba karena dekat dengan ibukota Kabupaten dan Benan sebagai pintu masuk Kabupaten Lingga,” jelas dia via handphone, Selasa (10/10).

Seperti penyambutan di desa Penuba, untuk di pulau Benan peserta wonderful sail 2 Indonesia akan disambut beragam jamuan. Salah satunya dengan konsep kegiatan budaya sesuai karakteristik dan budaya di Benan.

Dia katakan untuk penerimaan peserta yacter ini pada hari Kamis, (12/10) mendatang. Penyambutan yang dilakukan pada pagi hari, dengan beragam kebudayaan lokal salah satunya tabur beras kuning, silat dan tarian persembahan, dilanjutkan kata sambutan kedua belah pihak yakni peserta sailing dan Disparpora Lingga.

“Kita juga akan adakan permainan rakyat ketika cuaca mendukung. Permainan ini salah satu mempererat penduduk lokal dengan para turis mancanegara Seperti permainan lomba dayung dan panjat pinang,” jelas dia.

Dalam agenda tersebut para peserta juga akan diajak berkeliling wilayah Benan dengan mengunjungi sekolah-sekolah. Tetapi untuk pasti sekolah setingkat apa yang dituju masih dalam proses.

“Iya rencana kami ajak mengunjungi sekolah, tapi kami masih melakukan rapat terakhir besok untuk mengkondisikan sekolah mana yang akan dikunjungi. Karena kalau SD itu masih tahap ujian,” papar dia.

Sementara itu malamnya diadakan gala dinner perpisahan yang diadakan dekat pelabuhan Benan dengan persembahan dendang Melayu dan joget. Gala dinner ini biasa dilakukan untuk mempererat silaturahmi. Selanjutnya pada paginya peserta sailing bertolak ke Tanjungpinang dan terakhir di Sabang, Papua Barat.

“Untuk saat ini sudah ada 19 kapal layar yang berlabuh. Kita tidak bisa memastikan berapa karena ini tidak bisa ditebak. Tetapi dari angka yang diperoleh ada 40 kapal,” kata dia.

Dengan adanya kegiatan ini, Disparpora Lingga berharap pariwista Lingga semakin dikenal luas. Kedepannya bukannya hanya Penuba dan Benan yang difokuskan menjadi titik labuh melainkan berapa pulau lain di Kabupaten Lingga.

“Kita berharap tahun depan akan ada titik baru untuk disinggahi. Seperti yang pernah dilakukan di pulah Mepar pada tahun pertama, dan titik labuh di desa Tanjung Kelit digaris Ekuator,” harap dia. (MK/arp)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.