Nurdin Basirun, Keluarkan Edaran Pembayaran SPP SMA, SMK dan SLB Negeri, Disaat Perusahaan Banyak Tutup

Marwahkepri.com, Batam – Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun telah mengeluarkan surat edaran nomor 842/1177/SET untuk kepastian tentang diberlakukannya pembayaran uang Sumbangan Pendanaan Pendidikan ( SPP) bagi seluruh siswa di SMA, SMK dan SLB Negeri di Kepri khususnya Kota Batam.

Dalam surat tersebut, pelaksanaan pembayaran SPP dari masyarakat di mulai dari tahun ajaran baru 2017 – 2018. Seperti di Batam, untuk SMA/ SLB setiap siswa harus membayar Rp.135.000/ siswa/ bulan. SMK Non Tehnik, Rp 175.000/ siswa / bulan dan SMK Tehnik, Rp 325.000/siswa / bulan.

Dalam proses pembayaran SPP tersebut tidak sama dengan daerah lain yang ada di Kepulauan Riau. Namun Kota Batam menjadi daerah yang paling tinggi pembayaran SPP dari dua Kota Madya dan Lima Kabupaten di Kepri.

Banyak tanggapan dan keluhan dari masyarakat terkait diberlakukannya pembayaran SPP ini. Menurut salah satu orang tua murid, Yulia. Ia harus membayar uang SPP untuk dua orang anaknya yang sedang menuntut ilmu di SMA dan SMK, sehingga sangat membebankan baginya.

Sementara, suaminya yang saat ini sedang nganggur belum lagi mendapat kerja setelah habis kontrak, karena lowongan kerja hingga saat ini tak kunjung dapat.

“Apa tidak berat, anak saya dua orang bersekolah yang satu di SMA dan SMK. Sementara, bapaknya belum mendapat lowongan kerja lagi,” ungkap Yulia, Jumat (6/10/2017)

Berlakunya uang SPP ini disaat sulitnya mencari kerja dan banyaknya perusahaan yang sudah tutup. Dan Informasi terbaru, PT Sanmmina SCI yang ada di kawasan Batamindo akan tutup. Hal ini akan menambah beban bagi orang tua siswa jika uang SPP ini tetap diberlakukan.
Tulisan : Nikson

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.