Polsek Daik Lingga Amankan Pelaku Pencurian Handphone Tablet

(doc)
(Tersangka : Tengah)

Lingga (marwahkepri.com) – Safitri alias Fitri (20), tersangka pencurian sebuah handpone tablet milik Peralina Pandiangan, salah satu bidan yang bertugas di desa Nerekeh, diamankan Polsek Daik Lingga, Rabu (04/10).

Polsek Daik Lingga melalui Kanit Reskrim, Suwondo mengatakan kronologisnya terjadi  pada hari Senin tanggal 02 Oktober 2017 sekira pukul 10.00 WIB.

Saat itu korban yang diketahui bertugas sebagai bidan yang tinggal di RT 003 RW 001 desa Nerekah berkunjung ke desa Panggak Laut untuk membantu persalinan salah satu warga desa Panggak Laut.

Setibanya dikediaman warga yang diketahui bernama Feri, jalan Sultan Sulaiman No 15 RT 002 RW 002 desa Panggak Laut, korban meletakkan tas bawaannya berwarna ungu dimeja dapur rumah tersebut.

” Jadi korban datang kerumah sdr. Feri di desa panggak laut untuk membantu persalinan istrnya. Setibanya dikediaman Feri. Dia meletakkan tas berwarna ungu di meja dapur,” jelas Kanit, Kamis (05/10).

Sekitar pukul 09.30 WIB, lanjut Kanit datang adik kandung korban dikediaman Feri. Saat itu juga korban menjumpai adiknya untuk mengantarkan nasi kuning dan membawa tas berwarna ungu yang tadi diletakkan di dapur. Namun saat menjumpai adiknya korban meletakkan tas milik di kursi kayu.

“Saat itu ada saudara, Saut adik kandung dari korban datang, kemudian korban menjumpai saudara Saut untuk menghantarkan nasi kuning dengan membawa tas berwarna ungu yang berisikan 1 buah handphone tablet merk samsung dengan no IMEI 3547645 / 05 / 9509 / 84 / 5  dan 1 buah dompet berwarna biru yang berisikan uang senilai Rp.150.000,” terang dia.

“Kemudian korban meletakkan tas berwarna ungu tersebut dikursi kayu sambil bercerita dengan saudara Saut. Selesai itu korban lalu kembali kedalam rumah Feri untuk melanjutkan persalinan. dan tas berwarna ungu tersebut tertinggal di kursi kayu diluar rumah Feri,” lanjut Kanit.

Pada pukul 14.00 WIB, setelah selesai membantu persalinan, korbam mulai merasa kehilangan dan melihat tasnya di meja dapur namun tidak ada. Selanjutnya korban mencari tas tersebut keluar rumah dan menjumpai tas tersebut berada di kursi kayu lalu pelapor melihat handphone tablet merk samsung dan uang Senilai Rp.100.000 miliknya telah hilang.

Atas kejadian tersebut korban melaporkan ke kantor Polsek Daik Lingga guna pengusutan lebih lanjut. Akhirnya oleh anggota Reskrim Polsek Daik, pelaku dapat dibekuk dan amankan di Mapolsek Daik.

“Dia mengalami kerugian Rp 2.500.000 dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Daik. Kami membuat laporan polisi, memberikan STPL dan mendatangi TKP selanjutnya mengamankan tersangka,” kata dia.

Menurutnya, pelaku bukan saje pertama ini melakukan tindakan kriminal. Dari informasi masyarakat setempat, disinyalir pelaku sudah melakukan pencurian beberapa kali di beberapa tempat.

Sementara pelaku, Fitri merasa menyesal atas tindakannya sendiri. Dari ungkapan dia, dia membenarkan sudah melakukan tindak pencurian beberapa kali.

“Kami tidak ada niat, cuman ada rasa ingin memiliki jadi kami ambil ketika itu,” ujar pelaku tertunduk lesu. (MK/arp)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.