LAM Desa Merawang Dikukuhkan, Kades Optimis Bekerja Sebaik Mungkin

Penyematan yang dilakukan oleh Ketua LAM Kecamatan Lingga (Doc)
Penyematan yang dilakukan oleh Ketua LAM Kecamatan Lingga (Doc)

Lingga (marwahkepri.com) – Setelah mengukuhkan Lembaga Adat Melayu (LAM) desa Panggak Laut beberapa waktu lalu, LAM Kecamatan Lingga kembali mengukuhkan LAM desa Merawang untuk masa bakti 2017-2022. Pelantikan dilakukan dilapangan sepakbola kampung Budus desa Merawang, Sabtu (30/09) malam.

Kepala Desa Merawang, M Zahid pada momen tersebut mengatakan terimakasih kepada para Dato’-Dato’ LAM dari Kabupaten Lingga dan Kecamatan Lingga serta para Dato’ LAM desa Merawang yang baru saja dilantik oleh Ketua LAM Kecamatan.

Dia yang juga ditetapkan sebagai Dewan Kehormatan LAM desa Merawang menyampaikan akan membina sebaik mungkin kelembagaan melayu yang telah dibentuk tersebut. Sebab secara pribadi dia mengakui sebelum menjadi Kepala Desa, terbentuk LAM di desa Merawang merupakan harapannya. Maka itu dia berharap, LAM yang terbentuk itu dapat bersama bersinergi membina kebudayaan di desa Merawang.

“Kapada Dato’ Auzar yang telah dilantik sebagai ketua, saya sangat berharap dengan. Didampingi 8 bidang yang dibentuk dalam tubuh LAM desa itu, diharapkan dapat berkerja dengan baik,” ujar dia, Sabtu (30/09) malam.

Sementara Dato’ Auzar, ketua LAM desa Merawang mengucapkan terimakasih kepada seluruh komponen masyarakat desa. Menurut dia, dari sudut pandangnya sudah banyak sekali kebudayaan yang hilang. Dengan begitu dia merasa terpanggil, bergandeng tangan bersama masyarakat desa Merawang dalam membangkitkan kebudayaan-kebudayaan desa Merawang.

“Insyaallah saya bersama masyarakat dan aparatur desa Merawang. Mudah-mudahan terbangkitlah kebudayaan desa Merawang seperti adat istiadat perkawinan. Disini kami akan mengangkat kembali batang yang terendam, adat perkawinan Bangka yakni Tombak Berambu, mandi belulus, Insyaallah,” sampaikan dia.

Dibidang seni dia optimistis akan terus digiatkan seperti bangsawan, tarian, silat dan lainnya. Dia meyakini masyarakat desa Merawang banyak memiliki bakat-bakat yang terpendam dan itu perlu wadah untuk pengembangannya.

Ditempat yang sama Camat Lingga Yulius turut menyampaikan selamat kepada pengurus LAM desa Merawang yang telah dikukuhkan LAM Kecamatan Lingga. Dia berharap dengan terbentuknya wadah pengembangan budaya ini dapat berkerja secara maksimal. Dia menilai LAM ini justru sangat penting dan perlu dijaga keberadaannya dan menunjukkan giat-giat pengembangannya.

“Kita doakan bersama semoga LAM desa Merawang ini dapat menunjukkan eksistensinya membangkitkan kembali budaya-budaya yang telah tenggelam didesa ini,” papar dia.

Hal senada juga disampaikan, Ketua LAM Kabupaten Lingga Dato’ Sri Amanah, Ir M Ishak. Dikesempatan itu dia berharap terbentuknya LAM di desa Merawang ini yang merupakan pintu masuk ke Kota Daik dapat menjadi benteng masuknya budaya-budaya asing.

Menurutnya menjadi cacatan sejarah sejak terbentuknya Kabupaten Lingga hampir 14 tahun silam, dua desa di Kecamatan Lingga membentuk LAM tingkat desa.

“Dari sekian desa di Kabupaten Lingga, baru dua yang terbentuk LAM. Insyaallah ini akan terus bertambah. Besok insyaallah kami akan menghadiri pelantikan di dua desa lagi di kecamatan Selayar, yakni desa Pantai Harapan dan Penuba Timur, berarti sudah empat desa. Insyaallah semakin bertambah,” harap dia.

Dia sampaikan dasar pembuatan LAM tingkat desa adalah Peraturan Daerah Nomor 1 tahun 2014 provinsi Kepulauan Riau. Dari Kabupaten/Kota yang ada di Kepri, baru Kabupaten Lingga yang telah membentuk LAM ditingkat desa. Dari momentun ini kata dia jangan sampai LAM yang sudah terbentuk ini dianggap antara ada dan tiada. Maka itu setelah dilantik segera rapat pengurus guna membagi tugas. Kemudian pelajari dengan seksama tugas dan fungsi LAM.

“Tugas LAM itu bukan hanya melestarikan tetapi bagaimana menjaga, memelihara segala pembangunan-pembangunan serta mendukung program-program pemerintah sebagai program nomor satu sesuai dengan Perda Nomor 1 tahun 2014. Kemudian baru melestarikan, yakni mengangkat barang terendam, menjaga dan mengembangkannya. Yang ketiga menjaga hubungan yang harmonis dengan pemerintah. Karena diminta atau tidak diminta LAM berkewajiban menyampaikan pemikiran kepada pemerintah desa,” ujar dia.

Pantauan lapangan, pelantikan LAM desa Merawang langsung dilakukan oleh Ketua LAM Kecamatan Lingga, Dato’ H Encik Arsyad Hamid. Hadir dalam acara pelantikan ini, yakni Ketua LAM Kabupatan Lingga, Ketua LAM Kecamatan Lingga, Polsek Daik, Camat Lingga, kepala desa se-Kecamatan Lingga, serta masyarakat desa Merawang. (MK/arp)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.