Dua Tower Milik PT TBG di Pulau Kundur Tanjung Batu, Diduga Kuat Ilegal

TOWER ILEGAL : Tower milik PT Tower Bersama Group (TBG) yang diduga kuat ilegal, berada di Pulau Kundur Tanjung Batu Kabupaten Karimun. (Foto Istimewa).
TOWER ILEGAL : Tower milik PT Tower Bersama Group (TBG) yang diduga kuat ilegal, berada di Pulau Kundur Tanjung Batu Kabupaten Karimun. (Foto Istimewa).

KARIMUN (Marwahkepri.com) – Dua Tower Telekomunikasi pemancar Broadband milik PT Tower Bersama Group (TBG) yang telah berdiri di Kundur dan Tanjung Batu Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), diduga kuat tidak mengantongi izin dari Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT) setempat.

Dari hasil penelusuran awak media, meskipun kedua Tower milik PT Tower Bersama Group tersebut, hanya mengantongi surat rekomendasi dari Dinas Perhubugan, Dinas PUPR serta Dinas Lingkungan Hidup, namun kontruksi bangunan Tower sudah berdiri sejak Mei 2017.

“Tower milik PT TBG ini baru hanya mengantongi rekomendasi dari instansi terkait, dan Rekom UKL-UPL yang dikeluarkan oleh Dinas LH baru diterbitkan dan sudah diterima oleh perwakilan PT TBG, Kamis (28/09) siang” sebut salah satu masyarakat yang enggan disebutkan namanya.

DPMPT Kabupaten Karimun, lanjut pria yang mengaku ikut dalam proses pengurusan rekomendasi tersebut, hingga saat ini belum menerbitkan izin pembangunan kepada dua tower pemancar tersebut.

“Sepengetauan saya, kedua tower yang tingginya kurang lebih 72 meter tersebut, belum mengantongi izin dari DPMPT, masih hanya sebatas rekom saja”, jelasnya.

Diketahui bahwa, dua tower pemancar milik PT TBG tersebut terletak dilokasi Jalan Sidoharjo Parit Gantung RT 003, RW 002, Desa Sungai Ungar, Kecamatan Kundur Tanjung Batu. Sedangkan satu titik lagi, berada di Kampung Sidomulyo RT 001, RW 008, Desa Tanjung Berlian Bara,t Kecamatan Kundur Utara, Kabupaten Karimun.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT) Kabupaten Karimun, Sularno, hingga berita ini diterbitkan, belum dapat dimintai tanggapan terkait dua tower milik PT TBG yang diduga kuat ilegal tersebut. Bersambung… (mk/Hasian).

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.