Dinsos-PPPA Lingga Peringati HAN di Desa Benan

Asisten III Pemkab Lingga, Abdul Rakhman saat menyampaikan sambutan Bupati Lingga. (Arpa)
Asisten III Pemkab Lingga, Abdul Rakhman saat menyampaikan sambutan Bupati Lingga. (Arpa)

LINGGA (marwahkepri.com) – Pemerintahan Kabupaten Lingga melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA) memperingati Hari Anak Nasional (HAN) yang bertempat di desa Benan,  Kecamatan Senayang. Peringatan HAN juga disejalankan dengan peresmian desa Benan Kecamatan Senayang sebagai Desa Layak Anak, Kamis (28/09).

Kepala Dinsos-PPPA Kabupaten Lingga, Nurmadiah mengatakan perlindungan kepada anak merupakan hak asasi anak yang harus diberikan. Karena pada dasarnya anak merupakan aset bangsa dan negara.

Melalui peringatan HAN ini, diharapkan seluruh elemen di Kabupaten, bukan hanya pihak dinas dan instansi terkait namun peran masyarakat juga harus peduli dengan pendidikan.

“Maupun para orang tua dapat memberikan perhatian yang penuh dan tanggungjawab yang serius kapada anak. Dan memberikan segala yang terbaik untuk anak-anak kita,” ucapnya, Kamis (28/09).

Sementara kata dia, mengenai Kebijakan Kota Layak Anak (KLA) dimaksud untuk memberikan arahan dan panduan bagi pemerintah Kabupaten Lingga dan masyarakat luas guna membangun suatu lingkungan yang layak bagi anak. Ketersediaan lingkungan yang baik tersebut secara langsung memberikan motivasi pada anak untuk berinovasi dan berkreasi positif.

“Dimana masyarakat dan penduduknya ramah terhadap anak. Terhindar dari segala bentuk kekerasan dan perlakuan yang salah terhadap anak,” lanjut dia.

Tujuannya, untuk meningkatkan komitmen pemerintah masyarakat dan dunia usaha ditingkat Kabupaten sebagai upaya mewujudkan pembangunan yang responsif terhadap anak.

Salah satunya sebagai mana pemerintah Kabupaten memimalisir kasus anak dalam kekerasan, pelecahan dan masuknya budaya-budaya luar yang sifatnya negatif dimana dapat memicu prilaku menyimpang pada diri anak. Maka itu, perlu dibentuk suatu Forum Anak yang formal yang dapat menampung suara hati anak Kabupaten Lingga.

“Apalagi desa Benan pada saat ini, wilayah di Kecamatan Senayang dijadikan desa wisata yang sudah banyak dikunjungi wisatawan mancanegara. Tidak luput pula telah ada masuknya kebudayaan asing yang harus segera kita waspadai melalui suatu pembentukan atau penerapan desa layak anak,” tutupnya. (MK/arp)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.