GOW Lingga, Berikan Motivasi Tingkatkan Peran Perempuan

(doc)
(doc)

Lingga (marwahkepri.com) – Kabupaten Lingga melalui Gabungan Organisasi Wanita (GOW) meningkat peran perempuan guna menanggapi dan memimalisir berbagai permasalahan sosial anak yang sudah menjadi masalah krusial berlevel Nasional, terkhusus di tingkat daerah. Keterlibatan perempuan dinilai perlu karena perannya di keluarga sangat mendasar dalam membentuk karakter awal anak.

Dalam hal ini, GOW Lingga memberikan penyuluhan hukum bagi perempuan untuk lebih meningkatkan perannya dalam mengatasi permasalahan sosial anak.

Ketua GOW Lingga, Maratusholiha mengatakan sejumlah masalah sosial yang terjadi kepada anak seperti penyalahgunaan obat-obatan telah menjadi permasalahan Nasional sehingga memerlukan peran perempuan agar dapat dicegah. Menurutnya peran perempuan dalam keluarga berupa perhatian atau pendampingan sangat penting dalam melindungi anak muda dan remaja agar tidak terjerumus dalam masalah sosial ini.

“Kami memberikan penyuluhan ini dengan tujuan menambah wawasan perempuan dalam mendidik dan mengasuh anak agar tercipta generasi berkualitas. Terkhususnya menuju generasi Lingga Terbilang,” kata dia dalam penyampaiannya di Aula Kantor Bupati Lingga, Senin (25/09).

Penyuluhan hukum ini juga dimaksudkan agar kaum ibu dapat memberikan pendidikan berbasis budaya dan agama pada anak. Karena keluarga merupakan ranah yang paling mengerti psikomotorik anak. Selain itu perempuan juga diminta  turut serta berperan lebih jauh terutama terhadap lingkungannya di era perkembangan teknologi dan informasi ini.

Kata dia setiap anak di lingkungan sekitar tempat tinggal adalah anak bagi setiap ibu.

“Jadi tidak ada pilihan kasih ini anak siapa. Jika salah silahkan tegur.  Yang saya diharapkan agar aktivitas anak terpantau dan terpelihara,” ungkapnya

Menurutnya Maratusholiha, permasalah anak ataupun remaja dapat dicegah oleh peran kerjasama antar pemerintah, masyarakat dan keluarga. Kesenergitas ini sangat perlu yakni melalui program-program sosialisasi dan lainnya yang diikuti oleh remaja itu sendiri.

Namun tidak bisa dipungkiri, permasalahan kenakalan remaja saat ini sangat lah kompleks, karena kurangnya pendidikan moral dan keagamaan yang mereka serap.

Untuk itu melalui kegiatan yang juga disejalankan dengan semangat tahun baru Islam ini, ia berharap dapat upaya perempuan khususnya kalangan ibu dapat menjadi bekal dan filter dalam membimbing pergaulan anak/remaja baik disekolah maupun diluar.

“Semoga kegiatan ini ada manfaatnya dan terserap baik kepada perempuan-perempuan hebat di Lingga. Dan tak kalah pentingnya adalah meningkatnya peran orang tua memberikan pendidikan moral kepada anaknya,” lanjut dia. (MK/arp)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.