BPKP Provinsi Kepri Gelar Forum Diskusi Dengan Kepala OPD di Lingga

(doc)
(doc)

Lingga (marwahkepri.com) – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) provinsi Kepri berkunjungan ke Kabupaten Lingga. Kunjungan itu sebagai bentuk silaturahmi sekaligus menggelar Forum diskusi bersama dengan seluruh Kepala OPD dan Kepala Desa se-Kabupaten Lingga di aula Junjungan Negri kantor Bupati Lingga, Rabu (20/09) siang.

Kepala BPKP Provinsi Kepri, Panijo AK. MM. CA mengatakan sebagai badan pengawas, pihaknya sangat mendukung keinginan Lingga menginginkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, bebas dari praktik KKN. Hanya perlu adanya action dari beberapa pihak yang terkait diantaranya peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) serta kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah menuju opini Wajar Tanpa Pengecuajalian (WTP) yang sangat perlu diperhatikan.

“Kita disini cuma silaturahmi sekaligus berdiskusi sama rekan-rekan OPD dan kades di Lingga nanti. Supaya lebih mempererat komunikasi dan kerjasama dengan Pemkab Lingga,” kata Panijo

Ia menjelaskan fungsi BPKP sebagai (quality assurance) guna memastikan secara memadai bahwa kegiatan dapat berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku guna mencapai tujuan organisasi. Untuk itu diharapkan APIP Kabupaten Lingga pun dapat mengawal serta mendampingi pemerintah daerahnya.

Menurutnya saat ini masih banyak hal yang harus dibenahi oleh pemkab Lingga, terutama terhadap laporan keuangan yang saat ini beropini Wajar Dalam Pengecualian (WDP).

“Dalam hal ini, BPKP melihat ada beberapa permasalahan yakni masalah aset dan juga terkait dengan pengelolaan keuangan desa,” sebut Panijo

Ia menambahkan untuk mencapai opini WTP atas laporan keuangan pemkab Lingga, maka koordinasi antar OPD dengan pengelolaan aset tetap perlu ditingkatkan karena nilai aset tetap merupakan dominasi dari seluruh laporan keuangan. Panijo menegaskan persoalan Laporan Keuangan bukan semata tanggung jawab dari BPKAD saja, tetapi merupakan tugas dan tanggung jawab seluruh OPD yang ada dilingkungan pemkab Lingga.

“Jika aset ini belum beres, mustahil bisa mendapat opini WTP. Dan aset ini tersebar diseluruh OPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lingga ini,” tegasnya.

Sementara Wakil Bupati Lingga, M Nizar yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut berharap silahturahmi ini dapat memberikan pembelajaran terutama menyangkut tentang tata kelola pemerintahan yang baik.

“Saya ucapkan terimakasih. Saya minta seluruh Kepala OPD dan Kepala Desa agar mengikuti diskusi ini dengan cermat. Jika ada yang perlu ditanyakan mengenai penyusunan anggaran dan yang lainnya, tanyakan saja,” ungkap Nizar (MK/arp/hms)

Print Friendly, PDF & Email