Kadin China Tawarkan Kerjasama Agrobisnis Berteknologi

Foto bersama usai pertemuan (kedua dari kiri) Anggota 4/Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha Lainnya Purba Robert M Sianipar, Vice Chairman Beijing China CCPIT Sub-Council of Chemical Industry, CCOIC Chemical Industry Chamber of Commerce, Madam Marrian Ma, Ketua Kadin Batam Jadi Rajagukguk, Staf Khusus Anggota 4 I Wayan Subawa, Anggota Beijing China CCPIT Sub-Council of Chemical Industry. (mk/rilis)
Foto bersama usai pertemuan (kedua dari kiri) Anggota 4/Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha Lainnya Purba Robert M Sianipar, Vice Chairman Beijing China CCPIT Sub-Council of Chemical Industry, CCOIC Chemical Industry Chamber of Commerce, Madam Marrian Ma, Ketua Kadin Batam Jadi Rajagukguk, Staf Khusus Anggota 4 I Wayan Subawa, Anggota Beijing China CCPIT Sub-Council of Chemical Industry. (mk/rilis)

BATAM (Marwahkepri.com) – Purba Robert M Sianipar selaku Anggota 4/ Deputi BP Batam Bidang Pengusahaan Sarana Usaha Lainnya BP Batam menerima kunjungan dari Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Batam pada Senin sore (19/9) di Kantor BP Batam, ruang kerjanya.

Rombongan Kadin yang berjumlah 9 orang dan dipimpin oleh Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk, pada kesempatan itu membawa serta Vice Chairman Beijing China CCPIT Sub-Council of Chemical Industry, CCOIC Chemical Industry Chamber of Commerce, Madam Marrian Ma dan rekan.

CCOIC Chemical Industry Chamber of Commerce merupakan Kamar Dagang dan Industri China yang khusus berada di bidang industri bahan kimia. Adapun tujuan kunjungan mereka guna melakukan penjajakan kerjasama dibidang agrobisnis dan sekaligus mendapatkan informasi lengkap terkait ketersediaan lahan untuk pengembangan sektor Agrowisata, Agrobisnis, dan Argoteknologi.

Jadi Rajagukguk mengatakan gagasan pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Business Forum di Johor, Malaysia yang baru saja diikuti Kadin. Dalam pertemuan tersebut Beijing China CCPIT Sub-Council of Chemical Industry, CCOIC Chemical Industry Chamber of Commerce menyatakan minat mereka untuk membentuk kerjasama bidang Agrowisata, Agrobisnis, dan  Argoteknologi di suatu kawasan strategis dan cukup lahan guna menghasilkan produk healthy organic yang memiliki nilai tinggi dengan pangsa pasar internasional.

“Mereka sudah pengalaman kerjasama dengan banyak negara, dan saat dia bertanya di wilayah mana di Indonesia yang cocok, saya langsung bawa ke Batam hingga sekarang ini kami ke BP Batam,” ungkap Jadi Rajagukguk.

Robert yang menerima kunjungan tersebut mengatakan potensi Agrowisata, Agrobisnis Dan Agroteknologi di Batam ada pada daerah agribisnis di Sei Temiang dengan luas 116 Ha yang selama ini dikelola oleh BP Batam.

Robert pun mengatakan menerima dengan baik kunjungan ini dan bersama ia ingin melihat bagaimana konsep agro industri bisa dikembangkan sesuai konsep ideal, dengan teknologi yang mereka miliki dan sejalan dengan visi misi BP Batam yakni untuk membentuk industri hijau yang ramah lingkungan dengan konsep green city.

“Penjajakan dalam arti awal, selanjutnya dari hasil kunjungan siang ini akan dilakukan pendalaman oleh pihak China, bagaimana konsep yang akan mereka bangun untuk mengembangkan Agrobisnis Sei Temiang, dan selanjutnya kita akan lihat, bisa jadi kita menuju ke bentuk kerjasama selanjutnya, seperti MoU, atau bahkan kontrak kerja sama”, ungkap Robert.

Sementara itu, Vice Chairman Beijing China CCPIT Sub-Council of Chemical Industry, CCOIC Chemical Industry Chamber of Commerce, Madam Marrian Ma, mengatakan bahwa program ini telah secara eksis dilakukan Presiden China dengan banyak negara, tercatat 100 negara telah ikut program kerja sama tersebut, dan kini mereka mencoba menawarkan kerja sama ini ke Indonesia dan Filipina.

“Batam, menurut kami adalah peluang yang sangat baik, sangat bagus dan kami percaya bisnis ini akan memberikan value atau nilai tambah bagi pembudidayaan agrobisnis di Batam,” ungkapnya. (mk/rilis)