Ratusan Merek Kosmetik Ilegal Diamankan BPOM Kepri

salah eorang petugas menyusun kosetik ilegal. (tribunnews)
Salah seorang petugas menyusun kosmetik ilegal yang diamankan. (tribunnews)

Tanjungpinang (Marwahkepri.com) – Ratusan merek kosmetik illegal yang berasal dari Malaysia, Korea, China dan Thailand berhasil diamankan oleh Balai Pengawasan obat dan Makanan (BPOM) Kepulauan Riau, Rabu (6/9).

BPOM menggerebek gudang tempat penyimpanan ratusan komestik illegal tersebut di Jalan Sultan Mahmud, RT 2/RW 5 Kelurahan Tanjung Unggat, Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang.

Kepala BPOM Kepri, Alex Sander mengatakan, penyelidikan kosmetik di gudang itu, termasuk perdagangan barang ilegal tersebut di pasaran dilakukan selama tiga bulan.

“Ini operasi gabungan, diadakan serentak di seluruh di Indonesia,”ucapnya seperti dilansir antarakepri.com.

Ratusan jenis produk kosmetik tersebut tidak memiliki izin, dan mengandung kandungan zat berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan penggunanya.

“Bahan kosmetik ini mengandung zat mercury yang dapat menyebabkan penyakit kanker kulit bagi penggunanya,” ujarnya.

BPOM menduga gudang tersebut sebagai tempat penyimpanan distributor barang-barang kosmetik ilegal yang tidak memiliki izin resmi.

Selain gudang tersebut, sebelumnya BPOM Batam bersama pihak terkait juga sudah mengamankan beberapa tempat yang diduga menyimpan kosmetik ilegal.

“Dua tempat lainnya di kawasan Bakar Batu. Untuk pemiliknya, berinisial WA, tetapi di tempat itu hanya mengamankan beberapa produk saja tidak sebanyak ditempat ini,” jelasnya.

Dari pantauan pihaknya, diketahui barang-barang kosmetik ilegal ini, diedarkan di Tanjungpinang saja, tidak beredar di luar wilayah Tanjungpinang

“Kosmetik ilegal ini bernilai ratusan juta rupiah,” ujarnya.

Selanjutnya BPOM membawa kosmetik illegal tersebut ke Kantor BPOM Kepri di Batam. Karyawan toko dan pemilik juga akan dilakukan pemanggilan guna proses penyelidikan lebih lanjut. (mk***)

 

 

Print Friendly, PDF & Email