KNPI Ajak Pemda Melakukan Shalat Ghaib

(doc)
(doc)

Lingga (marwahkepri.com) – KNPI Kabupaten Lingga mengajak pemerintah setempat malaksanakan sholat ghaib untuk mendo’akan korban konflik kemanusiaan rohingya di Rakine State Myanmar. Usulan sholat ghaib ini dimunculkan, karena rasa solidaritas dan simpatik terhadap krisis kemanusiaan di Myanmar yang sebagian besar menimpa umat muslim.

Saparuddin lewat sambungan seluler menyatakan sikap prihatin dan rasa simpatik yang luar biasa setelah viralnya pemberitaan diberbagai media massa dan media sosial terkait kasus yang telah terjadi di tanah Myanmar.

“Kita minta pemerintah juga cepat tanggap. Kita bisa menggelar penggalangan dana dalam bentuk ikhtiar. Namun lebih utama kita sampaikan do’a sebagai usaha dilaksanakan shalat ghaib,” kata dia lewat sambungan seluler, Selasa (06/09).

Dia berkeyakinan bahwa benar telah terjadi tragedi kemanusiaan di Myanmar, tepatnya di daerah Arakan, Rakhine State yang menimpa etnis rohingya.

Usulan ini serukan kepada semua kelompok masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan untuk menyikapi secara arif dan bijaksana atas tragedi kemanusiaan di Myanmar dengan membuat sikap-sikap yang membantu.

Dia menegaskan usulan ini adalah untuk mengajak semua masyarakat menyatukan hati, tekad, semangat dan usaha satu tujuan untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, serta tentu saja tidak memilih diam terhadap setiap ujaran kebencian, permusuhan dan persekusi terhadap minoritas.

Begitupun juga pemerintah daerah, dalam hal ini yang dibidangi bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Lingga diminta segera melakukan sholat ghaib. Dan juga meminta seluruh umat islam agar melakukan hal yang sama untuk korban yang meninggal dunia dan korban terluka ringan maupun berat segera mendapatkan kesembuhan.

“Kami juga akan mengajak organisasi kepemudaan di Lingga dan masyarakat, untuk melakukan hal ini,” lanjut dia. (MK/arp)

Print Friendly, PDF & Email