Para Bakal Calon Walikota Tanjungpinang Hasil Penjaringan Partai Hanura Sampaikan Visi Misi

HAnura

Tanjungpinang (Marwahkepri.com) – Sebanyak 5 dari 8 orang Bakal Calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang 2018, hasil penjaringan DPC Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menyampaikan visi dan misinya di Hotel Comfort Tanjungpinang, Sabtu (26/8).

Lima dari delapan Balon Wako dan Wawako Tanjungpinang tersebut ialah Lis Darmansyah selaku Walikota saat ini, Ing Iskandarsyah, Alifman Alishan, Andi Anhar Chalid dan Rona Andaka yang kini menjabat sebagai Ketua DPC Hanura Tanjungpinang.

Sementara tiga calon lainnya yaitu Syahrul yang juga Wakil Wako saat ini, Andi Cori Fatahudin dan Ramon Damora, tampak tidak hadir dalam acara tersebut.

Ketua DPD Hanura Provinsi Kepri, Bakti Lubis mengatakan kegiatan penyampaian visi dan misi bakal calon melalui partai Hanura merupakan semangat Undang-undang otonomi daerah.

“Memberikan apresiasi kepada DPC Tanjungpinang. Biasa visi misi dilakukan DPP. Hari ini saya bangga terhadap adinda saya M. Rona Andaka melakukan hal ini,” ucapnya.

Bakti juga menambahkan pemaparan visi misi hari ini harus di publikasikan ke khalayak ramai, karena ini menjadi pendidikan politik bagi masyarakat.

“Setelah nanti disampaikan secara luas kepada masyarakat dan kepada tim panitia harus di paparkan kepada publik. Dan ini menjadi tolak ukur bisa memimpin Tanjungpinang,” tegasnya.

Hal ini harus juga dilakukan disetiap daerah kabupaten kota untuk setiap daerah baik provinsi dan daerah berinovasi melakukan hal ini secara terbuka kepada masyarakat.

“Saya beri jaminan, tidak ada yang ada intervensi untuk siapa yang dipilih dari Hanura Tanjungpinang. DPP pada prinsipnya pada daerah menjadi kewenangan sepenuhnya pada daerah,” ucap Bakti Lubis.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karimun ini juga berharap jangan menodai partai ini, dengan cara-cara yang tidak dikehendaki Partai Hanura.

“Saya yakin dan percaya berjalannya ini sangat bagus,” ungkapnya.

Penyampaian visi dan misi bakal calon tersebut dilakukan berdasarkan nomor urutan undian, diawali Andy Anhar Chalid, kemudian Lis Darmansyah, Ing Iskandar, Aliman Laikhsan, dan terakhir M Ronda Andaka.

Andy Anhar Chalid dalam visi dan misinya menitik beratkan tentang RPJMD kota Tanjungpinang, pertumbuhan ekonomi, perdagangan dan pariwisata berbasis pengembangan wilayah maritim.

Kemudian, memanfaatkan kemaritiman menjadi pusat ekonomi masyarakat Tanjungpinang termasuk menjadikan tatakelola pemerintah yang baik, layanan kesehatan, ketersediaan air dan listrik, serta banjir menjadi salah satu kebijakan yang akan di perhatikan. Peningkatan disiplin aparatur serta profesionalitas, pemenuhan kebutuhan pasokan air dan listrik yang memadai bagi masyarakat.

Ia juga memperhatikan tentang perbaikan transportasi untuk masyarakat, termasuk peningkatan usaha kecil menengah, dan perkuatan institusi pengembangan tradisi masyarakat dan pembangunan sarana olahraga pemuda.

Pembangunan sektor pendidikan dan kebijakan bantuan dan subsidi bagi penyelenggara pendidikan juga tumpuannya, termasuk pelatihan kepada aparatur negara yang teruji.

Selanjutnya penyuluhan hukum kepada masyarakat, dengan bekerja sama dengan institusi yang terkait juga menjadi prioritasnya. Masalah pendidikan gratis dalam segala pungutan apapun disekolah. Masalah kesehatan perlu penambahan tenaga sepesialis, penyediaan obat-obatan yang berkualitas.

“Kita punya kawasan FTZ di kota ini, dan sayang jika ini masih belum maksimal di pergunakan. Bagaimana pun ini potensi pengembangan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Hal lain, tentang nilai agama dari sejak dini juga menjadi penekannaya, termasuk perhatian kesejahteraan bagi pengurus agama. Remaja mesjid harus lebih diperdayakan, melalui pelayanan pelatihan khusus untuk memberikan skil kepada para kaula muda, termasuk pelatihan kepada ibu rumah tangga, seperti mesin jahit.

Mengembangkan sektor pariwisata juga menjadi keinginannya jika terpilih sebagai Wako Tanjungpinang, termasuk wisata Pulau Penyengat yang harus selalu di support dan menjadi ikon pariwisata dunia.

Sementara Lis Darmansyah dalam visi misinya menyebutkan, bahwa untuk membangun Kota Tanjungpinang harus disinergikan kepada para partai pengusung dan wakilnya nanti.

Ia juga menyebutkan bahwa untuk merencanakan pembangunan di Tanjungpinang bukan hanya sekedar melihat siapa pemimpinnya, namun harus melihat komitmen dalam pembangunan yang telah dikerjakan.

Hal lain, perwujudan masyarakat yang berkualitas, termasuk penanaman nilai ke agamaan, rasa nasionalis dengan pancasila, serta budaya lokal juga menjadi keinginannya.

Disamping itu, peningkatan sektor pertanian di kota ini melalui Usaha Kecil Menengah (UKM), termasuk peningkatan kapasitas serta pembangunan ramah lingkungan serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru.

Profesionalitas pada aparatur sipil negara secara tersistem menggunakan teknologi juga perlu diterapkan kedepan untuk pelayanan kepada masyarakat yang ingin ke rumah sakit, sehingga tidak perlu lagi mengantri, melainkan cukup menggunakan aplikasi saja.

Keunggulan warisan budaya Melayu, dan pemanfaatan sumber daya alam yang ada di Tanjungpinang juga perlu dilakukan untuk menjadi sumber pertumbuhan ekonomi.

“Visi saya, Tanjungpinang sejahtera, berkarakter, berakhlak mulia, berdaya saing segala bidang. Sedangkan misi untuk meningkatkan ekonomi mandiri, termasuk kehidupan masyarakat sosial serta peningkatan infrastruktur lainnya.

Cawako lainnya Ing Iskandarsyah, dalam visi misinya ingin menjadikan Kota Tanjungpinang yang maju, sejahtera dan berbudaya seperti negara tetangga Singapura dan Malaysia.

Menurutnya, pembangunan tidak mesti harus selalu terfokus pada fisik saja, melainkan harus mengedepankan sumber daya manusia yang berbudaya, berakhlak, dan bermartabat.

“Program unggulan saya, meningkatkan kualitas pendidikan, memiliki SDM yang unggulan, dan sentuhan teknologi yang unggul. Mengembangkan Senggarang dan Dompak lebih maju lagi,” ucapnya.

Ia juga berkeinginan Tanjungpinang harus mempunyai pelabuhan bongkar muat barang yang lebih besar lagi seperti kota-kota lain di tanah air.

Membuat taman-taman terbuka, bukan hanya setiap sudut atau pusat kota tetapi setiap kelurahan. Peningkatan UKM, menghargai dan mendorong para seniman yang sudah berkaya di Tanjungpinang.

Visi misinya lain, menginginkan Kepri wisata budaya dan pengelolan pulau penyengat yang selalu harus di dorong. Menjadikan Tanjungpinang menjadi kota pendidikan seperti di Jogjakarta.

Cawako lainnya, Alifman Alishan dalam visi misinya mengingkan Kota Tanjungpinang bebas kemacetan dengan mengontrol kendaraan yang masuk ke daerah ini.

Hal lain, ingin menjadikan Kota Tanjungpinang sebagai destinasi pariwisata yang maju, meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang besar, memperluas dan membuka lapangan pekerjaan guna mengurangi angka kemiskinan

Kemudian mewujudkan masyarakat Tanjungpinang yang taat beragama, dan berakhlak mulia, termasuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat sebagai faktor utama, meningkatkan kualitas pendidikan, serta pelayanan kesehatan yang baik, menumbuhkan pertumbuhan ekonomi masyarakat melalu UKM.

Paslon Cawawako Tanjungpinang, M Rona Andaka, dalam visi misinya ingin menjadikan Kota Tanjungpinang bahagia yaitu terwujudnya harmonisasi disemua bidang dan pembangunan dalam mendampingi Walikota nantinya.

Ketua DPC Partai Hanura Tanjungpinang ini juga menginginkan pemantapan tata kelola Keuangan di kota Tanjungpinang, termasuk pelayanan publik di bidang Informasi di pelosok daerah, membangun sistem informasi dengan Tema ” Lihat Tanjungpinang”

Misi lainnya, membangun sektor ekonomi kreatif, meningatkan kontribusi daerah dengan efisien, menuntaskan hak pendidikan, kesehatan bagi masyarakat di daerah ini. Selanjutnya, mendorong daya tampung sekolah agar ditingkatkan, peningkatan pembangunan yang modern berasitektur Melayu, termasuk fasilitas olahraga yang berstndar Nasional.

Sumber prokepri.com

Print Friendly, PDF & Email