Danlanal Karimun : Jangan Buang Sampah Sembarangan di Sungai dan Laut

Komandan Lanal (Danlanal) Tanjung Balai Karimun Letkol (P) Totok Irianto (Tengah) foto bersama usai menggelar kegiatan bersih-bersih sampah di laut, Selasa (22/08) di Karimun. (Foto/MK/Hasian).
Komandan Lanal (Danlanal) Tanjung Balai Karimun Letkol (P) Totok Irianto (Tengah) foto bersama usai menggelar kegiatan bersih-bersih sampah di laut, Selasa (22/08) di Karimun. (Foto/MK/Hasian).

Karimun (Marwahkepri.com) – Komandan Lanal (Danlanal) Tanjung Balai Karimun Letkol (P) Totok Irianto menghimbau dan mengajak seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Karimun agar tidak membuang sampah sembarangan di laut maupun di sungai di wilayah Kabupaten Karimun.

Hal itu disampaikan Danlanal Karimun usai melakukan kegiatan gotong royong bersih-bersih sampah di laut dan tepi pantai bersama Jalasenastri Cab 6 Korcab IV DJAB Lanal TBK, Kodim 0317/TBK, Polres dan Polsek Karimun, Selasa (22/08).

Kegiatan bersih-bersih bersama itu juga diikuti instansi kainya yaitu, KPPP Pelabuhan, KSOP, Imigrasi, Satpol PP, Basarnas serta Kelurahan Tanjung Balai Kota dan Dinas Kebersihan Kabupaten Karimun.

“Selain beberapa instansi, kegiatan ini juga mengikut sertakan pemuda/i dari Komunitas MACK, Asaka Bahari, Tuah Bahari, Bakamla, Pemuda Pancasila (PP) serta Yayasan Budha Tzu Chi Kabupaten Karimun” ucapnya.

Dikatakan, kegiatan bersih-bersih itu berlangsung selama 2 jam, yaitu dari Pukul 7:00 WIB hingga Pukul 9:00 WIB. Kegiatan itu juga disejalankan dengan pemberitahuan dan menghimbau masyarat sekitar pantai agar tidak membuang sampah sembarangan ke laut.

“Mulai dari saat sekarang ini hingga seterusnya, kita menghimbau masyarakat agar tidak membuang sampah disungai dan laut, sesuai dengan perda No 7, jika hal itu masih terjadi, kita akan berikan sanksi” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Lurah Balai Kota, Hendra mengatakan bahwa pihaknya  akan terus mengadakan sosialisasi terhadap warga yang tinggal dipinggiran pantai agar selalu menjaga kebersihan dilingkungannya dan tidak membuang sampah jenis apapun dilaut.

“Kita akan terus melakukan sosialisasi, jika masih melanggar, akan dikenakan denda sesuai perda yang berlaku” tuturnya.

Sementara itu, pihak Yayasan Budha Tzu Chi yang turut dalam kegiatan itu, tampak memilah sampah botol-botol plastik maupun kaca, besi bekas maupun kertas untuk didaur ulang.

“Kita bisa memanfaatkan sampah seperti seng bekas, besi, kertas dan juga botol untuk didaur ulang,”ungkap Budi, salah satu anggota Yayasan Budha Tzu Chi Karimun. (mk/Hasian).

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.