Tersangka Korupsi 1,5 M, Mantan Bendahara Dinsos Batam Resmi Ditahan

Raja Muhammad Rizal tampak mengenakan rompi tahanan kejaksaan berwarna merah saat digiring petugas dari ruang Tindak Pidana Khusus ke mobil tahanan
Raja Muhammad Rizal tampak mengenakan rompi tahanan kejaksaan berwarna merah saat digiring petugas dari ruang Tindak Pidana Khusus ke mobil tahanan. (rah)

Batam (Marwahkepri.com) – Kejaksaan Negeri Batam resmi menahan mantan bendahara Dinas Sosial dan Pemakaman Kota Batam, Raja Muhammad Rizal.

“Hari ini kita lakukan penahanan terhadap tersangka,” ucap Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Batam, Muhammad Chadafi Nasution, Selasa (22/8).

Chadafi menjelaskan, tersangka RMR diduga menyelewengkan dana dari 15 kegiatan di Dinas Sosial Batam tahun anggaran 2015.

Uang tersebut merupakan sisa uang anggaran dari beberapa kegiatan yang seharusnya di kembalikan ke kas negara.

Dari sekian banyak kegiatan yang di laksanakan, RTLH ( Rumah Tidak Layak Huni) yang paling banyak di gelapkan

“Dari RLTH sekitar Rp 1,1 miliar” ucap Chadafi ketika awak media menanyakan tentang dana yang paling banyak diselewengkan tersangka.

Atas perbuatannya, tersangka RMR dijerat Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 ayat (1) huruf a dan b, ayat (2) dan ayat (3) UU RI No 31 tahun 1999  sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi subsider Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat (1) huruf a dan b, ayat (2) dan ayat (3) UU RI No 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Rizal sudah menjadi tersangka saat dirinya menjabat sebagai bendahara di Dinas Sosial Kota Batam. (mk/rah)

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.