Empat Desa Ini yang Mendapat Penghargaan Desa Bersih dan Hijau

Wakil Bupati Lingga, M Nizar saat menyerahkan piala kepada salah satu desa pemenang pertama desa bersih dan hijau tingkat Kabupaten Lingga tahun 2017)
Wakil Bupati Lingga, M Nizar saat menyerahkan piala kepada salah satu desa pemenang pertama desa bersih dan hijau tingkat Kabupaten Lingga tahun 2017)

Lingga (marwahkepri.com) – Empat desa di Kabupaten Lingga mendapat penghargaan sebagai desa Peduli Lingkungan tahun 2017 dari Pemkab Lingga atas perlombaan yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup pada Juli – Agustus 2017 ini. Empat desa tersebut yakni desa Bukit Belah di Kecamatan Singkep Barat, desa Batu Belubang Kecamatan Senayang, Kelurahan Dabo Kecamatan Singkep dan desa Musai Kecamatan Lingga.

Sebelumnya sepuluh desa di sepuluh Kecamatan di Kabupaten Lingga ikut dalam pertandingan ini. Empat desa yang keluar sebagai pemenang tersebut merupakan desa perwakilan yang ditunjuk oleh Kecamatan masing-masing.

Kepala desa Batu Belubang, Hasnan mengaku bangga atas hasil ini. Desanya ditunjuk sebagai pemenang dua dari sepuluh desa yang ikut kompetisi. Sebelumnya memang kata dia ditahun 2009 silam desa Batu Belubang pernah mendapat juara pertama pada lomba kebersihan tingkat kabupaten Lingga.

“Mungkin karena ini juga makanya Kecamatan Senayang memilih desa kami ikut lomba ini,” ujar dia, Minggu (20/08) malam usai penyerahan hadiah.

Kemenangan ini kata dia berkat kerjasama semua lapisan masyarakat desa. Dalam hal ini beragam upaya dilakukan salah satunya melibatkan masyarakat dalam kegiatan gotong royong rutin seminggu dua kali selama penilaian berlangsung. Di desa Batu Belubang sendiri, penilaian dilakukan tanggal 14 Agustus 2017 ini.

“Jadi mulai dari kerjasama dengan masyarakat. Kami mengerahkan dalam satu Minggu itu dua kali gotong royong. Hari Jum’at bapak-bapak dan hari Minggu ibu-ibu,” ujar dia.

Dia juga mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Lingga yang telah menyelenggarakan kegiatan lomba ini.

(doc)

Selain dia, Kepala desa Musai Syafri Sidik turut menyampaikan hal yang sama. Dia mengakui terpilihnya desa Musai sebagai pemenang empat tidak terlepas dari kerja bersama masyarakat desa. Dengan semangat HUT RI ke-72 ini dia kata masyarakat desa Musai juga antusias dengan animo semangat itu untuk kemajuan desa.

“Kami juga dinilai pada bulan Agustus, alhamdulilah ini awal yang baik. Semoga kedepan desa Musai lebih baik lagi,” kata dia.

Penilaian kata dia bukan saja dilakukan pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lingga namun mencakup sejumlah dinas yang terkait yakni Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Penyerahan penghargaan itu disejalankan dengan pemberian apresiasi Pemkab Lingga kepada sejumlah pelajar, pemuda dan tokoh yang telah berprestasi serta berdedikasi mengharumkan nama Kabupaten Lingga.

Adapun mereka yang menerima penghargaan tadi malam yakni pemenang pertama fotografi tingkat nasional di Kuwait tahun 2016 yakni Said Fauzi. Pemenang guru berprestasi tingkat provinsi Kepri tahun 2017 kepada Fauziah salah satu guru di SMA Lingga Utara. Dua belas atlit Lingga berprestasi dan berdedikasi tingkat nasional tahun 2017. Enam orang peserta STQ yang berprestasi tahun 2017 salah satunya kepada Andika Pangestu sebagai juara II STQ tingkat internasional di Taheran, Iran.

Lima pelajar Lingga sebagai juara I kategori photografi inspiratif hari Forum Anak Nasional (FAN) tingkat provinsi Kepri tahun 2017. Empat Belas penggiat olahraga berprestasi dan berdedikasi Kabupaten Lingga. Empat pelatih berprestasi tingkat nasional tahun 2017 serta tiga veteran.

Penrhargaan juga diberikan kepada Koperasi Serba Usaha Tunas Garda Terbilang, KUD Tunas Baru serta Sanggar Megat Syah Alam sebagai pemenang dua kategori penyaji terbaik tingkat provinsi Kepri tahun 2017. (MK/arp)

Print Friendly, PDF & Email