Gagalkan Penyelundupan Sabu 1 Ton, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat

Acara kenaikan pangkat luar biasa anggota Polri di Mapolda Metro Jaya, Kamis (17/8). (net)
Acara kenaikan pangkat luar biasa anggota Polri di Mapolda Metro Jaya, Kamis (17/8). (net)

Jakarta (Marwahkepri.com) – 26 anggota Polda Metro Jaya dan Polres Kota Depok menerima penghargaan kenaikan pangkat luar biasa dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kamis (17/8)

Hal ini mereka dapatkan lantaran menggagalkan penyelundupan sabu-sabu seberat 1 ton.

Menurut Kapolri, tangkapan tersebut merupakan capaian besar. Sebab, tidak hanya barang bukti sabu 1 ton yang berhasil diamankan, tetapi juga kapal distributor penyelundup barang haram tersebut.

“Ini dalam sejarahnya paling besar, nilai terbesar. Ini juga pertama kali kita menangkap dan menyita kapalnya yang digunakan untuk menyelundupkan ke Indonesia,” jelasnya.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono menjelaskan, tiga anggota menerima kenaikan pangkat dari Ajun Komisaris Polisi (AKP) ke Komisaris Polisi (Kompol).

Seorang anggota naik dari Inspektur Dua (Ipda) ke Inspektur Satu (Iptu). Sementara lainnya dari Brigadir menjadi Brigadir Kepala (Bripka), Bripka menjadi Ajun Inspektur Dua (Aipda), Aipda menjadi Ajun Inspektur Satu (Aipda).

Sebelumnya, petugas Polda Metro Jaya dan Polres Kota Depok menangkap tiga orang pengedar sabu asal Taiwan yakni Chen Wei Cyuan, Liao Guan Yu dan Hsu Yung Li dan menembak mati bandar utama Lin Ming Hui karena melawan di Dermaga Hotel Mandalika Anyer, Serang Banten pada Rabu (12/7) malam.

Belakangan diketahui sabu tersebut dikirim melalui jalur laut menggunakan Kapal Wanderlust dan berhasil diamankan petugas Bea Cukai di perairan Tanjung Berakit, Kabupaten Bintan Kepulauan Riau pada Sabtu (15/7) dinihari.

Selain mengamankan kapal, petugas juga menangkap lima ABK yakni Tsai Chih Hung, Sun Chih-Feng, Kuo Chun Yuan, Kuo Chun Hsiung dan Juang Jin Sheng. (mk/bs***)

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.