Siswa SMK Negeri 2 Lingga, Gadis Pembawa Baki HUT RI Ke-72

Melniasti Daeli Siswa SMK Negeri 2 Lingga, pembawa baki saat upacara penaikan bendera pusaka merah putih (doc)
Melniasti Daeli Siswa SMK Negeri 2 Lingga, pembawa baki saat upacara penaikan bendera pusaka merah putih (doc)

Lingga (marwahkepri.com) – Pelaksanaan upacara HUT RI ke-72 di Kabupaten Lingga, berlangsung hikmat, meski hujan pagi, sedikit menggenangi lapangan upacara. Pengibaran Bendera Merah Putih sukses dikibarkan dengan sempurna oleh Paskibraka tahun 2017 ini dalam melaksanakan tugasnya, walau harus rela kotor.

Adalah Melniasti Daeli yang memiliki tugas istimewa sebagai pembawa baki, bertugas mengambil Bendera Merah Putih dari Bupati Lingga, Alias Wello selaku Inspektur Upacara HUT RI ke-72 yang dilaksanakan di Lapangan Sultan Mahmud Riayat Syah III, Daik Lingga.

Siswi SMK Negeri 2 Lingga ini begitu sigap dan konsentrasi sambil memancarkan senyum yang tiada henti. Meski dia akui sedikit gugup, namun perasaan itu tidak melebihi dari rasa senang karena bisa langsung berhadapan dengan Bupati Lingga untuk mengambil bendera pusaka.

Siswi Kelas XI jurusan Akomodasi Perhotelan ini, anak dari pasangan Panatona Daeli dan Sumartini melaksanakan tugasnya dengan baik tanpa terlihat canggung, meski tugasnya bisa dikatakan cukup berat.

“Kami senang sangat dipilih sebagai pembawa baki, perasan sedih juge ade karena bendera berkibar sempurna,” Kata dia ketika ditemui,Kamis (17/08).

Sinar wajah rasa bangga terlihat jelas dari raut wajahnya. Rasa sedih karena teramat senang menghampiri ketika Sangsaka Merah Putih berhasil dikibarkan rekannya dengan sempurna. Namun dia katakan tugas ini tidak membuat dia besar kepala terhadap rekan-rekannya yang lain. Dengan HUT RI ke-72 “Kerja Bersama”, kesuksesan ini merupakan hasil jerih payah bersama.

“Rase nak nangis itu ada, ketika melihat bendera berkibar sempurna, macam mane senang lah pokoknya,” jawab dia.

Dia juga sampai terimakasih mewakili teman-temannya kepada pemerintah Kabupaten Lingga, pelatih, pembina, pihak panitia dan seluruh komponen yang terlibat, karena sudah mempercayai mereka melakukan tugas ini. Seta menjadi sebagai pelajar yang terdidik. Dia katakan ilmu dan pengalaman ini akan dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

“Melihat genangan itu, perasaan bimbang itu ade. Takut ade yang jatuh. Tapi alhamdilillah. Tinggal lagi perjuangan kami untuk penurunan nanti,” ujar dia.

Gg
Melniasti Daeli Siswa SMK Negeri 2 Lingga, pembawa baki saat upacara penaikan bendera pusaka merah putih (doc)

 

Terkait ini pihak SMK Negeri 2 Lingga, mengaku bangga terpilih siswa mereka sebagai pembawa baki, salah satu tugas yang istimewa pada pelaksanaan HUT RI. Menurutnya dengan segala kekurangan sekolah tidak membuat pihak sekolah elmah semangat dalam menyumbang segala hal positif untuk daerah, dalam berbagai event.

“Kami keluarga besar SMKN 2 Lingga terharu dan bangga karena dengan  kekurangannya sarana dan  prasarana tidak membuat kami lemah semangat untuk tampil diberbagai kegiatan/event,” papar Fahrizal salah satu guru SMK Negeri 2 Lingga.

Dengan harapan apa yang  didapat hari ini kepada siswanya dapat diimplementasikan dalam kehidupan. Pengalaman dan gelar purna yabg didapatkan kelak menjadikan contoh terhadap adik-adik kelasnya guna mengikuti jejak ini.

“Pokoknya saya pribadi merasa banggalah. Dia juga sudah merasakan seleksi provinsi. Melniasti Daeli sudah memberikan nama baik keluarga dan sekolah,” tutup dia. (MK/arp)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.