Rp 809,38 Milyar Asumsi APBD-P Lingga

Penandatangan persetujuan
Penandatangan persetujuan KUP-PPAS APBD Kabupaten Lingga tahun 2017 oleh Bupati Lingga, Alias Wello (doc)

Lingga (marwahkepri.com) – DPRD Lingga menyetujui Kebijkan Umum Perubahan, Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUP-PPAS) APBD Kabupaten Lingga tahun 2017 sebesar Rp 809,38 Milyar. Angka pada KUP-PPAS tersebut sudah melalui tahapan harmonisasi dan finalisasi oleh anggota Banggar DPRD setempat.

Hal tersebut disampaikan langsung juru bicara Banggar DPRD Lingga, Agus Norman dalam sidang paripurna yang digelar di gedung DPRD Lingga. Dalam penyampaiannya Banggar sempat menungu kepastian masuknya dana tunda salur dari pihak Provinsi Kepri, terkait rencana penyaluran sisa dana program RTLH. Bahkan DPRD Lingga sudah melakukan konsultasi ke BPKAD yang hasilnya menadapat penambahan dana.

“Alhamdulillah mendapat kepastian bahwa dana Rp 13,771 Milyar masuk dalam strukrur aggaran perubahan ini,” kata dia, Jum’at (11/08).

Adapun asumsi APBD Perubahan tahun 2017 inj sebesar Rp 809,38 Milyar dengan  rincian yakni dari pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Lingga sebesar Rp 23,18 Milyar, dana perimbangan sebanyak Rp 589,12 Milyar, pendapatan lain-lain yang sah Rp 115,35 Milyar, dan sisa lebih penggunaan anggaran (SILPA) tahun berkenaan sebesar Rp 81,38 Milyar.

Sehingga tahun ini, terjadi penambahan pada APBD Perubahan sebesar 6,9 persen dari angka APBD murni tahun 2017.

Anggota DPRD fraksi Golkar itu, dalam laporannya turut menyampaikan catatan kecil untuk Pemerintah Kabupaten Lingga, terutama menyangkut dokumen RKPD yang disampaikan eksekutif kepada legislatif, sementara dokumen RPJMD belum menjadi produk hukum daerah.

“Saat ini DPRD belum terima RPJMD, sementara RKPD sudah diterima. Secara prosedurnya, RKPD merupakan implementasi dari RPJMD. Bagaimana bisa, karena itu belum kita Perdakan,” tuturnya.

Selain itu, legislatif juga menyinggung rencana penambahan anggaran ke beberapa kecamatan di pulau Singkep pada APBD Perubahan ini, yang terlihat tidak seimbang.

“Distribusi anggaran penambahan ke Kecamatan Singkep Rp 20 juta kemudian Singkep Barat Rp 26 juta. Sementara Singkep Pesisir yang luasnya hanya sepertiga dari luas Kecamatan Singkep memperoleh Rp 40 Juta,” ujarnya.

Banggar meminta pihak Pemkab Lingga meninjau kembali beberapa catatan kecil yang disampaikan DPRD Lingga tersebut. (mk)