Bupati Lingga Kunjungi Mentan, Sampaikan Kesiapan Pulau Bakung

Bupati Lingga, Alias Wello saat mengunjungi Menteri Pertanian, .
Bupati Lingga, Alias Wello saat mengunjungi Menteri Pertanian, Amran Sulaiman,di kantor Kementrian Pertanian (Kementan), Jakarta, Rabu (09/08).

Lingga (marwahkepri.com) – Bupati Lingga H. Alias Wello kembali mengunjungi Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Rabu (09/08) lalu di kantor Kementrian Pertanian (Kementan), Jakarta. Kunjungan ini dalam rangka melaporkan kelanjutan dan kesiapan Pulau Bakung di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Senayang sebagai Pulau Karantina Sapi.

Dalam pertemuan ini Alias Wello juga bertemu langsung dengan Dirjen Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Dr. Ir. H.M. Nurdin,  MT. Direktur Sayuran dan Tanaman Obat  Ditjen Hortikultura, Dr. Ir. Prihasto Setyanto, MS.c dan Sekretaris Badan  Karantina Pertanian, Sujarwanto.

Menurut Wello, secara geografis pulau bakung merupakan pintu gerbang  masuknya import sapi ke indonesia. Persiapan pulau Bakung ini kata dia sebagai bentuk dukungan terhadap program kerja mentan untuk merealisasikan rencana pembangunan kawasan penampungan sapi import yang direncanakan akan menyerapkan dana APBN hampir 1 triliun.

“Ini dukungan kita karenakan kita mempersiapkan pulau Bakung ini dan juga merupakan bentuk dukungan terhadap program kerja Mentan,” ujar dia.

Alias Wello, pada pertemuan tersebut menyampaikan juga beberapa laporan kepada  Mentan yakni terkait dengan ketersedian lahan untuk persawahan seperti yang diketahui Mentan.

“Dalam mendukung program kerja Mentan ini pemerintah Kabupaten Lingga sangatlah merespon, sebab akan banyak manfaat yang akan diperoleh guna peningkatan ekonomi masyarakat Lingga ke depan,” lanjut dia.

Dia mengatakan tentu program berpeluang membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Kabupaten Lingga. Tentunya, ini menjadi harapan baru bagi masyarakat Lingga.

Secara detail, Kabupaten Lingga  memiliki 604 pulau kecil dan besar. Dan setidaknya lebih kurang ada 506 pulau yang masih kosong yang sangat berpotensi dimanfaatkan.

Secara rinci dijelaskan Wello, Pulau Bakung memiliki luas lebih kurang  5.716 hektar. Dengan jumlah penduduk sekitar 1.022 jiwa yang terkonsentrasi di kawasan pesisir pantai. Sedangkan ketersediaan sumberdaya air sangat memadai. Mayoritas kontur tanah di Pulau Bakung sangat mendukung karena datar dan aman dari banjir.

“Pulau Bakung yang secara geografis berdekatan dengan Pulau Batam, Singapura dan Malaysia, tentu memiliki keunggulan dibandingkan dengan pulau-pulau lainnya di seluruh Indonesia,” jelas dia. (mk/arp)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.