Sebelum Tinggalkan Natuna, Susi Serahkan Bantuan Nelayan

IMG-20170807-WA0012
Menteri Susi serahkan bantuan nelayan.(foto:WA)

Natuna (Marwahkepri.com) – Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia Susi Pudjiastuti menyerahkan sejumlah bantuan kepada nelayan kabupaten Natuna, Senin (07/08/2017). Serah terima bantuan dilaksanakan di Sentra Perikanan Terpadu, Selat Lampa, Kecamatan Pulau Tiga.

Penyerahan bantuan ini merupakan giat puncak kunjungan kerja Menteri Susi ke Natuna. Dihadiri oleh Danlantamal IV Tanjungpinang, Dirjen Perikanan Tangkap KKP, Bupati dan Wakil Bupati Natuna, Ketua dan anggota DPRD, OPD, FKPD dan masyarakat.

Susi menyerahkan langsung sejumlah bantuan, diantaranya realisasi klaim asuransi nelayan tahun 2016 senilai Rp 160 juta, yang diserahkan kepada pemegang polis asuransi atas nama Bujang Hitam. Klaim ini merupakan pertanggungan nelayan karena kematian diterima ahli waris.

Penyerahan Bantuan Premi Asuransi Nelayan (BPAN) kepada 72 nelayan kabupaten Natuna. Susi juga menyerahkan bantuan 2 unit Kapal Pengangkut ikan 30 GT, serta bantuan alat tangkap yang diserahkan kepada beberapa perwakilan koperasi nelayan setempat.

Menteri Susi mengatakan, untuk mengoptimalkan potensi kelautan dan perikanan harus diimbangi dengan upaya pelestarian lingkungan laut. Seperti tidak membuang sampah di laut, menggunakan alat tangkap ramah lingkungan, serta berbagai upaya lainnya.

Dengan demikian, hasil tangkapan akan selalu berlimpah. Sekaligus dapat mendukung sektor pariwisata, layaknya wisata bawah laut.

Harapnya, bantuan alat tangkap dan bantuan lainnya dapat bermanfaat bagi masyarakat. Khususnya meningkatkan hasil tangkapan nelayan tradisional.

“Tentunya saya berharap bantuan alat tangkap ini bisa bermanfaat bagi nelayan. Terutama untuk meningkatkan hasil tangkapan nelayan tradisional”, ujar nya.

Sementara itu, Bupati Hamid Rizal menyampaikan, untuk mencapai percepatan pembangunan sektor perikanan, harus bersinergi dengan pengembangan kawasan pesisir dan laut. Beberapa hal menjadi fokus, diantaranya pengembangan perikanan

tangkap di pesisir dan laut dalam, pengembangan budidaya dan pengolahan hasil serta industri perikanan.

Oleh karenanya pemerintah daerah mengharapkan agar Sentra Perikanan Terpadu Selat Lampa segera beroperasi, kebijakan terkait free premi asuransi nelayan dapat diteruskan, meningkatkan program perikanan budidaya laut dan darat, dukungan berupa bantuan alat tangkap dan kapal pengangkut serta kapal tangkap disesuaikan dengan kebutuhan serta mempercepat proses angkut ikan Napoleon hasil ranching.

Hamid berharap dengan sinergi yang dibangun antara Pemerintah Daerah, dimasa hadapan potensi kelautan dan perikanan dapat menjadi salah satu sumber pendapatan unggulan daerah serta menjadi lapangan kerja yang lebih menjanjikan bagi masyarakat.(nang/hms)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.