Ikut Intruksi Kemendes, Desa Merawang Pasang Baliho Besar APBDes 2017

Baliho besar tentang APBDes 2017 desa Merawang
Baliho besar tentang APBDes 2017 desa Merawang (doc)

Lingga (marwahkepri.com) – Sebagai bentuk tindakan, mengikuti instruksi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, yang menyatakan setiap desa wajib memasang baliho yang memuat rencana sampai realisasi dana desa. Desa Merawang Kecamatan Lingga turut mengindahkan intruksi tersebut, Senin (07/08).

Kepala desa Merawang, M Zahid mengatakan tindakan transparansi ini, salah satunya guna menghilangkan kecurigaan masyarakat terhadap dugaan yang melenceng terkait penggunaan anggaran desa. Setiap masyarakat terkait penggunaan ini dapat dengan jelas menelaah bagian mana dalam bentuk program pembangunan. Terlebih yang menyangkut pembangunan fisik.

“Kita buat ini supaya masyarakat dapat melihat berapa besar anggaran yang diterima desa dan diperuntukkan untuk apa saja,” papar dia, Minggu (06/08).

Saat ini kata dia, telah terpasang spanduk dengan ukuran 3×4 meter di pertigaan pasar desa. Spanduk besar tersebut, berisi penggunaan APBDes Merawang tahun 2017 juga diselipkan disamping papan informasi desa.

“Kita taruh disitu memang sengaja. Selain mudah dilihat masyarakat juga karena didaerahnya itu tempat lalu lalang yang sangat ramai. Bukan hanya masyarakat desa Merawang melaian masyarakat dari luar,” lanjut dia.

Di baliho tersebut, tertera APBDes Merawang tahun 2017 sebesar Rp 1.499.443.952,-. Dengan jumlah pengeluaran tahun ini lebih besar berjumlah Rp 1.503.803.952,-. Sehingga desa harus menanggung defisit sebesar Rp 3.221.326,-.

Sejumlah dana tersebut bersumber dari PADes dengan hasil pendapatan bunga Bank 360.000,-. Dari Dana Desa (DD) sebesar Rp 789.658.840,- ditambah Alokasi Dana Desa (ADD) sebanyak Rp 698.269.639,-. Sedang pendapatan lainnya di dihasilkan dari Bagi Hasil Pajak sebanyak Rp 7.515.473 ditambah bantuan keuangan Kabupaten Lingga sebesar Rp 4.000.000,-.

“Saat ini ada 6 unit pembangunan gudang desa yang sedang dan sudah terealisasi yakni semenisasi di RT 04 dan RT 06. Pembangunan drainase di RT 05 dan RT 01 serta Pembangunan kantor BPD. Ditambah pembangunan pengembangan dan pemeliharaan sarana dan prasarana pengolahan hasil pertanian di samping kantor desa,” ujar dia.

Terkait pembangunan baliho besar desa Merawang ini. Anggota LPP Tipikor Zulfahri mengapresiasi tindakan pemerintah desa Merawang. Dia yang juga sebagai warga desa Merawang sangat mendukung proses kerja transparansi pihak desanya.

“Saya sangat setuju apalagi ada intruksi dari Kementrian,” kata dia.

Menurutnya hal ini memang perlu dilakukan. Selain giat pemerintahan desa sebagai bentuk keterbukaan. Terpasang baliho besar mengenai ABPDes ini sangat membantu masyarakat dalam mengontrol prospek pembangunan yang sedang dijalankan di desa.

“Apalagi kondisi sekarang, masyarakat perlu tranparan. Kamipun sebagai control sosial,” ucap dia. (mk/arp)