Terkait Izin Taksi Online, Gubernur: Jangan Sampai Keputusan Salah

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

Batam (Marwahkepri.com) – Nurdin Basirun selaku Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) mengaku masih mempertimbangkan kebijakan memberikan izin operasional kepada taksi online.

“Jangan sampai keputusan salah, keputusan harus arif dan bijaksana,” ucap Gubernur Nurdin di Batam, Kamis (4/8).

Ia berharap kebijakan nantinya tidak merugikan salah satu pihak, kebijakan nantinya diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi semua pihak, baik taksi online maupun taksi konvensional.

Ia meminta agar pengelola taksi online untuk tidak beroperasi sebelum mendapat izin resmi dari pemerintah.

“Supaya mereka yang belum punya izin operasional jangan operasi dulu. Harus ‘win win solution’, sama-sama membangun Kepri. Semuanya harus sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tambahnya lagi.

Ia juga mengaku belum menerima surat dari Wali Kota Batam Muhammad Rudi terkait perizinan taksi online.

“Belum, suratnya belum saya terima. Kalau sudah, saya pelajari dulu,” tambahnya.

Sebelumnya, pada Rabu (2/8), ratusan supir taksi di Kota Batam menggelar aksi mogok di sekitar pusat pemerintahan setempat guna menolak keberadaan taksi online yang dianggap mengancam keberadaan taksi konvensional.

Supir melakukan aksi dengan cara memarkirkan kendaraan mereka di sepanjang jalan antara Kantor Pemerintah Kota dan DPRD Batam hingga jalan-jalan lain kawasan tersebut.

Supir yang ikut menggelar aksi di antaranya taksi resmi di Kawasan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Pelabuhan Umum Telaga Punggur, Pelabuhan Domestik Sekupang, Pelabuhan Internasional Batam Centre. (mk/as/ak***)

Print Friendly, PDF & Email