Pemkab Karimun Kembali Raih Piala Adipura dan Penghargaan Adiwiyata

Bupati Karimun H Aunur Rafiq bersama Wakil Bupati Karimun, Dandim, Danlanal, Kapolres, KSOP, Kajari, DJBC, Badan Karantina Karimun, bergandengan tangan pada acara penyambutan penerimaan Piagam Adipura, Kamis (3/8) di Rumah Dinaa Bupati Karimun. (Foto/MK/ Hasian).
Bupati Karimun H Aunur Rafiq bersama Wakil Bupati Karimun, Dandim, Danlanal, Kapolres, KSOP, Kajari, DJBC, Badan Karantina Karimun, bergandengan tangan pada acara penyambutan penerimaan Piagam Adipura, Kamis (3/8) di Rumah Dinaa Bupati Karimun. (Foto/MK/ Hasian).

Karimun (Marwahkepri.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun kembali raih Piala Adipura untuk yang Ke-2 kalinya dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (Kemen LHK RI), Rabu (2/8) di Auditorium Manggala Wanabakti Jakarta Pusat.

Bupati Karimun H Aunur Rafiq mengatakan, penerimaan Piala Adipura itu sebagai bentuk penghargaan dari Pemerintah Pusat yang menilai bahwa Kabupaten Karimun masuk dalam kategori pengelolaan kebersihan yang sudah memenuhi standar.

“Atas apa yang didapat, kita tidak boleh terlalu gembira, tetapi makna dari diberikannya penghargaan itu, harus kita tunjukan dengan apa yang akan menjadi program-program kebersihan kedepannya” ujarnya kepada Wartawan, Kamis, (3/8) usai disambut dirumah dinasnya.

Dikatakan, Selain Adipura, enam sekolah di Kabupaten Karimun juga menerima penghargaan Adiwiyata di tingkat nasional untuk kategori sekolah bersih.

Adapun keenam sekolah yang menerima penghargaan Adiwiyata tersebut adalah SDN 002 Karimun, SDN 13 Teluk Air, SMPN 3 Tebing, SMPN 2 Tebing, SMAN 1 Karimun dan SMAN 4 Karimun.

“Keenam sekolah ini dinilai berhasil mendidik siswanya menjadi individu yang bertanggungjawab terhadap lingkungan hidup” jelasnya.

Kedepan, lanjutnya, untuk di Tahun 2018, Pemkab Karimun bersama DPRD Karimun kembali akan menyusun komitmen tentang penanganan dan pengelolaan kebersihan di Kabupaten Karimun. Untuk itu, perlu dukungan dan peran serta dari seluruh lapisan masyarakat.

Disebutkan, penerimaan Adipura itu bersamaan dengan peringatan HUT Pramuka, Hari Bulan Bakti Gotong Royong dan pencanangan Karimun Bersih 2018. Pada tanggal 11 Agustus 2017 mendatang, Perda Nomor 7 tentang Kebersihan akan mulai diberlakukan.

“Didalam Perda tersebut, ada sanks-sanksi yang diberikan bagi yang membuang sampah sembarangan, namun tidak langsung diterapkan, melainkan dilakukan sosialisasi terlebih dahulu”sebutnya.

Bupati berharap, dengan diterapkanya Perda tentang Kebersihan itu, dapat menjadi dorongan bagi masyarakat agar lebih peduli dengan kebersihan di lingkungannya maupun daerahnya.

“Kita akan memperkuat armada sampahnya, pengelolaannya serta menambah personel atau petugas kebersihan” tutupnya.

Dalam penyambutan kedatangan piala Adipura tersebut, turut hadir Wakil Bupati Karimun, Danlanal, Dandim, Kapolres, KSOP, Kajari, Badan Karantina, DJBC, FKPD dan Kepala OPD Karimun, Tokoh masyarakat, Tokoh Adat, Pelajar serta Masyarakat. (mk/Hasian).