Bupati Karimun Hadiri Peringatan Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia di Coastal Area

Bupati Karimun H Aunur Rafiq didampingi Kepala Dinas Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Karimun, Eriyadi menanam pohon Mangrove, Kamis (27/7) pagi di sepanjang Jalan Coastal Area Kabupaten Karimun. (Foto/MK/Hasian).
Bupati Karimun H Aunur Rafiq didampingi Kepala Dinas Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Karimun, Eriyadi menanam pohon Mangrove, Kamis (27/7) pagi di sepanjang Jalan Coastal Area Kabupaten Karimun. (Foto/MK/Hasian).

Karimun (Marwahkepri.com) – Bupati Karimun H Aunur Rafiq menghadiri kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia yang Ke- 45 pada tahun 2017, Kamis (27/7) pagi di Panggung Putri Kemuning Coastal Area Kabupaten  Karimun. Peringatan itu mengangkat tema “Menyatu Dengan Alam”.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia yang diselenggarakan oleh Dinas Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Karimun itu, turut dihadiri Sekertaris Daerah (Sekda) Pemkab Karimun H M Firmasnyah, FKPD dan OPD Kabupaten Karimun serta siswa siswi dari SMPN 1 Karimun.

Kepala Dinas Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Karimun, Eriyadi selaku ketua pelaksana mengatakan bahwa kita harus memanfaatkan kekayaan alam dengan cara menjaga dengan baik dan dapat dijadikan peningkatan Pariwisata dan lainnya.

Kegiatan itu ditandai dengan penanaman pohon mangrove di sepanjang Jalan Costal Area dan dilanjutkan ke sekolah SD 2 Karimun, SD 13 Karimun, SMP 2 Tebing, SMP 3 Tebing, SMA 1 dan SMA 4 Karimun yang merupakan kategori sekolah terbersih yang mendapatkan penghargaan Adiwiyata.

“Untuk sekolah yang masuk kategori sekolah terbersih, akan kita berikan penghargaan, dan penyerahanya akan dilaksanakan di Dabo Singkep pada tanggal 16 Agustus 2017 mendatang” sebutnya.

Sementara itu, Bupati Karimun H Aunur Rafiq mengatakan, Pemerintah sangat menyambut baik kegiatan ini, walaupun sederhana akan tetapi sarat makna bagi kita semua. Sesuai tema, mari kita menjaga dan merawat alam dengan baik dan semoga alam juga dapat menjaga kita.

“Mari kita berkomitmen untuk menjaga alam ini, jangan hanya mengambil manfaatnya saja, dan jangan melakukan pembakaran hutan dengan sewenang-wenang” ajaknya.

Dikatakan, untuk Sabtu bersih, merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Karimun bersama masyarakat dengan tujuan dapat menjadikan Karimun yang sehat dan harmonis.

Merubah perilaku masyarakat untuk menjaga alam dan kebersihan lanjutnya, memang sangat sulit, akan tetapi saya yakin dengan kebersamaan, maja semua itu bisa terlaksana.

“Oleh karena itu, Pemerintah tidak pernah berhenti berkomitmen untuk menjaga kebersihan, Kita akan membentuk tim kebersihan di darat maupun tim kebersihan di laut” jelasnya.

Terkait penerimaan Adipura yang Ke II, sebutnya, Saya sangat apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada segenap elemen masyarakat atas Adipura yang dapat kita raih, dan Insya Allah penghargaan Adipura di masa mendatang, hendaknya dapat kita raih lagi.

Mulai 2018 mendatang, Perda tentang kebersihan akan kita berlakukan dengan cara memberikan denda kepada yang membuang sampah sembarangan, dan hal tersebut bertujuan agar kebersihan di Kabupaten Karimun agar semakin membaik.

“Dengan program ini, alhamdulillah kita mendapat bantuan dari PT.Saipem berupa 20 tong sampah dan 1 buah Tossa dari PT. Karimun Sembawang Shipyard, atas nama pribadi dan Pemkab Karimun, saya mengucapkan terimakasih” tutupnya. (mk/Hasian).

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.