Korban Tenggelam di Pelabuhan Pantai Wisata Indah Sergang Ditemukan

Jasad korban yang telah  ditemukan warga di pinggiran pantai Indah Sergang Senin (24/7)
Jasad korban yang telah ditemukan warga di pinggiran pantai Indah Sergang, Senin (24/7). (mk/zul)

Lingga (Marwahkepri.com) – Zeldi (14),  anak sulung dari tiga bersaudara yang duduk di kelas II Madrasah Tsanawiyah Negeri Dabo, Kecamatan Singkep, Kabupaten lingga dari pasangan Ijal dan Endang yang dinyatakan hilang pukul 14.00 Minggu (23/07) saat terjun berenang bersama tiga teman bermainnya di pelabuhan pantai wisata Indah Sergang telah ditemukan .

Abu,  warga Desa Resang Kecamatan Singkep Selatan menyebutkan, Senin (24/7) tepat pukul 00.00 WIB, jasad korban yang hilang dari siang ditemukan setelah dibawa arus laut menuju pantai.

“Tanpa sengaja, saat saya duduk di bangku bersama Pak Abd. Gani Atan Leman anggota DPRD Lingga, saya melihat jasad korban menggelinding dipukul gelombang di pantai kanan pelabuhan tempat dia terjun berenang tadi” ucapnya.

“Selain saya, ada juga beberapa warga yang kebetulan berdiri di atas pelabuhan sama-sama melihat korban terhempas dipantai digulung gelombang yang kebetulan cukup kencang, dan dengan dibantu warga yang lain tanpa menunggu waktu lama jasad korban langsung dilarikan ke RSUD Dabo” katanya lagi.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Ainal selaku paman korban membenarkan apa yang disampaikan narasumber utama kepada pewarta. Dan menjelaskan bahwa saat ini jasad korban sedang diproses otopsi oleh pihak kedokteran dan pihak kepolisian.

“Setelah selesai proses otopsi, rencananya jasad korban akan langsung dibawa pulang ke rumah orangtuanya di Jalan Bukit Kapitan Kelurahan Dabo Lama” ungkapnya.

Jasad korabn sedang diautopsi oleh pihak kedokteran dan kepolisian. (mk/zul)
Jasad korban sedang diautopsi oleh pihak kedokteran dan kepolisian. (mk/zul)

Menurut pantauan awak media, dengan kejadian ini diharapkan kepada pihak pengelola pantai wisata dan dinas pariwisata agar lebih memperhatikan serta membuat aturan khusus yang mengatur tentang wisata pantai agar kejadian serupa tidak terulang kembali akibat terlalu bebas yang mengakibatkan kelalaian. (mk/Zul)

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.