bright PLN Batam Menerima Kunjungan Forum Komunikasi Wartawan Papua Barat

Penyerahan plakat oleh Sekretaris Perusahaan bright PLN Batam , Samsul Bahri kepada Perwakilan Forum Komunikasi Wartawan Papua Barat
Penyerahan plakat oleh Sekretaris Perusahaan bright PLN Batam , Samsul Bahri kepada Perwakilan Forum Komunikasi Wartawan Papua Barat. (hum)

Batam (Marwahkepri.com) – Rombongan Forum Komunikasi Wartawan Papua Barat mengunjungi Kantor bright PLN Batam pada Jumat, (20 /7).

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Perusahaan bright PLN Batam , Samsul Bahri beserta staf Humas.

Sebanyak ± 20 wartawan dari berbagai media seperti Kompas, MNC Media, TVRI, RRI serta beberapa media cetak, elektronik dan online ikut hadir dalam kunjungan tersebut.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program kerja Forum Komunikasi Wartawan Papua Barat serta untuk menjalin hubungan silaturahmi dengan beberapa instansi di Kota Batam sebagai kegiatan studi banding.

Chris Tanjung, wartawan media Cahaya Papua sekaligus ketua rombongan kunjungan mengucapkan terimakasih atas sambutan yang diberikan bright PLN Batam. “Semoga setelah kunjungan ini pikiran kami lebih terbuka dan mendapat banyak ilmu baru yang mungkin bisa kami manfaatkan untuk merubah kondisi di Papua Barat agar lebih maju dan baik lagi,” harap Chris.

Setelah kata sambutan dari Chris, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi dari bright PLN Batam. Samsul Bahri memberikan gambaran tentang bright PLN Batam secara umum. Dimulai dari sejarah, beban puncak, daya mampu, interkoneksi dan kesiapan bright PLN Batam dalam mengemban tanggungjawab menyediakan energi listrik pada delapan lokasi untuk membantu mewujudkan program listrik 35.000 MW Presiden Jokowi.

“Dalam bekerja, pegawai bright PLN Batam selalu mengutamakan etos kerja 4AS sesuai dengan arahan Direktur Utama kami, Dadan Kurniadipura. Maksud dari 4AS itu adalah bekerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja berintegritas,” jelas Samsul.

“Inilah yang menjadi etos kerja kami dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan pelanggan. Bukan hanya di wilayah Batam saja, namun sudah mulai menyebar ke daerah lain di Indonesia,” paparnya.

rapat

Acara selanjutnya adalah sesi tanya jawab antara bright PLN Batam dengan Forum Komunikasi Wartawan Papua Barat.

“Bagaimana langkah yang dilakukan bright PLN Batam untuk membuat sebuah sistem yang handal ?” ujar Nico, wartawan TVRI.

“Berbeda dengan apa yang saya rasakan disana, kadang pemadaman bisa terjadi berhari-hari, bahkan bisa mencapai tiga minggu, terutama akibat gangguan saat hujan. Apa solusi yang dapat ditawarkan bright PLN Batam melihat persoalan itu ?” tambahnya lagi.

Samsul Bahri lalu menegaskan bahwa untuk menciptakan sebuah sistem kelistrikan yang handal memang tidak mudah. “Kita harus melihat dasar permasalahan kenapa gangguan yang terjadi menyebabkan pemadaman yang begitu lama. Karena sistem kelistrikan tidak dibangun dengan satu dasar saja, semuanya harus saling melengkapi. Seperti kualitas pembangkit, keandalan jaringan dan juga harus disokong dengan kemampuan SDM yang kompetitif,” jelasnya.

Selain tanya jawab, para peserta juga mengungkapkan secara langsung keinginannya agar bright PLN Batam turut membantu kelistrikan di Papua Barat sama halnya dengan delapan daerah lain yang telah sukses terlistriki.

Menanggapi permintaan tersebut Samsul mengatakan bahwa hal itu adalah wewenang pemerintah. “Jika pemeritah menunjuk bright PLN Batam, maka kami akan berusaha sekuat tenaga meberikan yang terbaik, karena posisi kami sebagai operator siap melaksanakan tugas,” jelas Samsul.

Acara kunjungan Forum Komunikasi Wartawan Papua Barat ditutup dengan penyerahan plakat dan foto bersama. Banyak dari peserta kunjungan yang merasa kagum terhadap keandalan sistem yang ada di bright PLN Batam. (mk/hum)