Bantuan Alsintan Dibiarkan Terendam

Handtractor bantaun Kementerian Pertanian (Kamentan), terkesan dibiarkan terbengkalai (Doc)
Handtractor bantaun Kementerian Pertanian (Kamentan), terkesan dibiarkan terbengkalai (Doc)

Lingga (marwahkepri.com) – Bantuan Alsintan, berupa handtractor disawah desa Bukit Langkap, Kecamatan Lingga Timur tampak terbengkalai, tidak terawat. Padahal bantuan ini merupakan bantuan Kementerian Pertanian demi penunjang maju program persawahan di Kabupaten Lingga, Minggu (17/07).

Salah satu anggota DPRD Lingga, Zakaria menyayangkan prihal ini. Dia katakan sempat melihat langsung kondisi sawah dan alsintan yang terbengkalai dibiarkan terendam didalam air. Sehingga kesannya alat tersebut seperti barang yang tidak berguna seumpama bongkahan akar pohon.

“Itukan sayang kenapa tidak diangkat atau diletakkan ditempat penyimpanan,” papar dia, Minggu (16/07).

Ia menilai dengan informasi pesimisnya masyarakat di desa tersebut untuk bertanam padi mungkin jadi alasan sehingga alat-alat tersebut dibiarkan begitu saja.

Namun terlepas itu semua, dia katakan seharus alat-alat itu dapat dirawat agar tidak mudah rusak.

“Masyarakat juga semoga dapat menjaganya. Jadi buatlah semacam milik sendiri,” ungkap dia.

Menurutnya, kepada pihak desa yang d diberikan bantaun ini dapat lebih baik menjaga peralatan ini. Begitu juga dari Dinas Pertanian, sebab bantuan yang diberikan Kementan bukan angka yang mudah untuk dicapai lewat APBD Kabupaten. Dinas Pertanian dalam hal ini, tidak hanya diam setelah menyerahkan kepada pihak desa.

“Jika pihak dinas juga sehabis menyerahkan langsung diam saja. Itu juga tidak baik. Dinas seharusnya dapat memantau, agar masyarakat juga mengerti,” tutur dia.

Pantauan lapangan sebanyak dua buah handtractor bantaun Alsintan terendam dilahan persawahan. Kondisi yang ada menunjukkan alat-alat tersebut sengaja dibiarkan berendam dengan keadaan sawah yang banjir. (mk/arp)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.