Jalan Layang Simpang Jam Terus Dikebut Pengerjaannya

Jalan Layang Simpang Jam (net)
Jalan Layang Simpang Jam (net)

Batam (Marwahkepri.com) – Pembangunan jalan layang Simpang Jam yang dimulai sejak Desember 2015 terus dipercepat pengerjaannya agar bisa selesai pada November 2017 mendatang.

“Hingga saat ini terus dikerjakan. Progresnya sebelum lebaran sekitar 67 persen. Saat ini sudah kembali dikerjakan dan masih sesuai tahapan,” jelas Direktur Promosi dan Humas BP Batam Purnomo Andiantono, Jumat (14/7).

Jalan layang yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp180 miliar itu memiliki panjang total lebih dari 1.000 meter.

Jalan layang tersebut merupakan satu di antara sejumlah persimpangan yang akan dibangun untuk mengurai kemacetan di Kota Batam.

Hingga saat ini, ruas dari Kabil menuju Batuampar sudah tersambung, sedangkan ruas sebaliknya masih belum tersambung. Pengerjaan sempat berhenti beberapa hari saat Lebaran 2017 lalu, namun kini sudah dimulai kembali.

“Mudah-mudahan ruas kedua segera bisa tersambung juga seperti ruas pertama. Progres pembangunannya sudah sangat nampak,” terangnya lagi.

Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Gusmardi Bustami mengatakan, pembangunan jalan layang penting untuk mendukung kelancaran transportasi di Batam.

“Kami berharap pembangunan selesai pada akhir 2017 sesuai dengan target, sehingga bisa digunakan untuk memperlancar arus lalu lintas,” ucapnya.

Gusmardi juga mengatakan bahwa ke depan akan dilakukan pembangunan kereta penumpang ringan (MRT) di Batam dan saat ini proses studinya sudah dilakukan.

“Sedang dalam studi untuk pembangunan MRT. MRT akan menjadi sarana transportasi umum bagi masyarakat,” kata Bustami.

Pembangunan jalan layang lain di Kota Batam akan dilaksanakan di Simpang Kabil, Simpang Kuda, Simpang Baloi, dan Simpang bundaran Bandara Hang Nadim.

Sementara Simpang Jam merupakan persimpangan utama di Kota Batam yang menghubungkan seluruh penjuru kota. (mk/as/ak***)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.