Lahan Bukit Senang Yang Longsor Akan Jadi Taman Kota

LONGSOR : Lahan Tebing Bukit Senang Jalan Ahmad Yani Kecamatan Karimun yang longsor beberapa waktu lalu, Selasa (27/6). (Foto /MK/Hasian Sinaga).
LONGSOR : Lahan Tebing Bukit Senang Jalan Ahmad Yani Kecamatan Karimun yang longsor Selasa (27/6) lalu. (Foto /MK/Hasian Sinaga).

Karimun (Marwahkepri.com) – Lahan Tebing Bukit Senang di Jalan Ahmad Yani Kecamatan Karimun yang longsor Selasa (27/6) lalu akan dijadikan Taman Kota oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun.

Hal itu disampaikan Bupati Karimun H Aunur Rafiq kepada Wartawan, Senin (10/7) di Coastal Area Kabupaten Karimun usai menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara yang Ke-71.

Dikatakannya, rencana dijadikannya lahan tersebut menjadi Taman Kota berdasarkan hasil kesepakatan musyawarah antara pemilik lahan Aheng dan Pemkab Karimun, pasca terjadinya longsong.

“Lahan tersebut sudah dihibahkan pemilik kepada Pemkab Karimun dan Insyaallah Tahun 2018 mendatang, lahan itu akan dijadikan Taman Kota” ujarnya.

Tahap pertama nanti, lanjutnya, akan dilakukan pembangunan batu miring bertingkat dengan menggunakan dana dari Pos Bantuan Bencana dan Dana dari Pemkab Karimun, sebesar Rp 500 juta.

Sementara untuk saat ini, sambungnya, Dana dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri belum diketahui. Namun Kepala Dinas PU (Pekerjaan Umum) Kabupaten Karimun, sudah meninjau lokasi.

“Sedangkan untuk pembangunan drainase disepanjang jalan lahan yang longsor, dana bersumber dari Kementerian PUPR” sebutnya.

Aunur juga menjelaskan penyebab terjadinya longsor dilokasi tersebut dikarenakan beberapa hal, diantaranya adanya penebangan pohon, ditambah batu miring yang dibangun pemilik sebelumnya diduga tidak sesuai bestek.

Dengan curah hujan yang cukup tinggi dan penyerapan air yang tidak memadai dikarenakan pembuangan air (drainase) dilokasi tidak ada, maka menjadi pemicu penyebab terjadinya longsor.

“Upaya yang kita lakukan saat ini adalah memangkas dahan pohon yang tinggi, untuk mengantisipasi pohon tumbang dan longsor susulan” jelasnya. (mk/Hasian).

 

Print Friendly, PDF & Email