Film “Tauladan” Raih Juara 1 Dalam Festival Film Pendek Yang Diselenggarakan IJTI

Ipol

Batam (Marwahkepri.com) – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kepri turut memeriahkan HUT Bhayangkara ke 71 dengan mempersembahkan festival Film pendek di lantai dasar Mega Mal, Batam Center Rabu (5/7) malam.

Dalam lomba film pendek tersebut, film bertema Tauladan mendapat juara pertama dan meraih Rp.10.000.000 diikuti film Rani dan Gagal Jahat.

Film Tauladan karya Guntur ini bercerita tentang seorang polisi yang diperankan oleh Arif Widianto salah satu polisi yang bertugas di Polsek Sekupang dan seorang anaknya, suatu hari disebuah perjalanan, mereka berjumpa dengan seorang pria yang sedang merampok ibu – ibu.

Melihat kejadian itu, sang anak kemudian berbicara pada ayahnya.

“Ayah kan seorang polisi, kenapa tidak membantu ibu itu,”tanya anaknya.

Mendengar pertanyaan anaknya, sebagai abdi negara, Arif merasa mempunyai tanggung jawab untuk menolong ibu tersebut.

Dengan penuh keberanian, Arif kemudian melakukan perlawanan dengan perampok tersebut, tapi sayangnya anaknya menjadi korban atas perkelahian itu.

Mungkin itulah yang membuat para juri memilih film Tauladan sebagai pemenangnya.

Sementara itu, Guntur mengatakan ide untuk membuat cerita itu memerlukan waktu dan konsentrasi untuk mendapatkan cerita yang menarik.

Sedangkan Arif Widianto salah satu anggota Polsek Sekupang Kepala Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu yang juga merupakan pemeran polisi dalam film Tauladan mengaku film itu adalah pengalaman pertamanya dalam dunia film perfilman.

Awalnya saat dia diajak ikut main film, dia menolak karena grogi dan kurang percaya diri dengan kemampuannya dalam dunia peran.

Ibonk Hermawan sutradara Film Hantu Sei Ladi membenarkan pernyataan Arif, dia juga mengatakan kalau Arif awalnya tidak mau terlibat dalam film itu, namun mereka terus meyakinkan kemampuan dan terus memberi semngat kepada Arif hingga akhirnya dia menyetujui untuk ikut bermain.

“Ya perasaannya gak terbayangkan, gak nyangka aja dapat juara satu,”ungkapnya dengan penuh kegirangan.

Saat ditanya apakah ia tertarik kembali jika diajak bermain film, dia mengatakan akan mengusahakan untuk ikut bermain lagi.

Dengan diadakannya festival film ini, Arif berharap bibit – bibit muda yang bertalenta mempunyai wadah untuk menyalurkan bakat peran mereka.

“Dengan acara ini, polisi yang punya bakat dalam dunia akting kan bisa disalurkan,”tutupnya.(mk/mun)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.