Puluhan Pemuda Demo Kejari Daik Lingga Tuntut Kasus Pramuka

Puluhan pemuda Lingga melakukan unjuk rasa terkait kasus Bansos dana Pramuka di Kantor Kejaksaan Negeri Daik Lingga, Jum'at (07/07).
Puluhan pemuda Lingga melakukan unjuk rasa terkait kasus Bansos dana Pramuka di Kantor Kejaksaan Negeri Daik Lingga, Jum’at (07/07).

Lingga (marwahkepri.com) – Puluhan pemuda Lingga yang mengatasnamakan “Forum Pemuda Hinterland” melakukan unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga, Jum’at (07/07). Unjuk rasa dilakukan puluhan pendemo tersebut, atas dasar beberapa kasus penyidikan yang mangkrak di kejaksaan salah satunya kasus Bansos dana Pramuka.

Siswandi sebagai juru bicara pengunjuk rasa, mengatakan kedatangannya puluhan pemuda Lingga meminta kepada Kejari Lingga untuk tidak melalaikan proses hukum yang ada. Terlebih mendengar dugaan ada sejumlah pejabat penting di Kabupaten Lingga yang terkait dengan masalah korupsi.

Menurutnya saat ini pemerintah tengah gencarnya membasmi korupsi. Setidak program baik ini didukung semua pihak. Apalagi pihak kejaksaan selaku instansi yang dipercaya melakukan penyidikan terhadap kasus-kasus dugaan korupsi.

“Pemerintah sekarang ini anti korupsi. Jadi kami semacam menegur atau memperingatkan,sekedar memberitahu kepada pihak Kejaksaan, tolong jangan lalai terhadap proses hukum. Kita sudah muak semua ini. Apalagi terdengar telinga kami hari ini, katanya ada pejabat teras, orang penting yang bermasalah,” kata dia.

Tidak hanya sekali ini, jika beberapa kasus masih juga terkesan lalai di kejaksaan dia sampaikan akan melakukan aksi serupa nantinya. Sementara menyinggung sejumlah pejabat teras Lingga yang terjerat kasus korupsi dia tidak mau enggan memberitahu.

“Nanti bukan hanya pemuda, tetapi masyarakatnya. Karena kita sudah muak dengan situasi seperti ini,” ujar dia.

Ditempat sama Kepala Kejari Lingga, Puji Triasmoro yabg menyambut baik kedatangan puluhan pemuda tersebut, mengatakan demo ini menginginkan penuntasan kasus Bansos dana Pramuka.

” Penuntasan kasus Pramuka saja tadi yang disebutkan,” papar Puji Triasmoro.

Dia mengatakan sejauh ini pihak kejaksaan telah bekerja semaksimal mungkin, sesuai arahan dari pimpinan. Seperti penanganan kasus yang masih dalam tahap penyidikan dan penyelidikan tidak bisa dipublikasikan kepada masyarakat. Supaya tidak muncul kegaduhan terlebih pemanfaatan situasi oleh pihak-pihak lain untuk kepentingan semata.

“Kalau kami tetap melaksanakan tugas sebagai penegak hukum ini, ya untuk keadilan. Bukan untuk kepentingan politik. Yang jelas saya bekerja secara profesional sebagai penegak hukum,” terang dia. (mk/arp)