Aksi Tuntut Tuntas Dana Bansos Pramuka Simpan Makna Agar Hukum Tidak Tumpul Keatas

Puluhan pendemo melakukan unjuk rasa terkait kasus danan Bansos Pramuka di Kejari Daik Lingga, Jum'at (07/07).
Puluhan pendemo melakukan unjuk rasa terkait kasus danan Bansos Pramuka di Kejari Daik Lingga, Jum’at (07/07).

Lingga (marwahkepri.com) – Aksi tuntut tuntas kasus penyelewengan dana Bansos Pramuka yang dilakukan oleh sejumlah pemuda Lingga di Kejari Daik Lingga, Dabosingkep, Jum’at (07/07) ternyata menyimpan makna penutuntutan tuntas semua kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani pihak Kejari.

Hal diterangkan dari spanduk yang dibawa bertuliskan “Usut Tuntas Dana Bansos Pramuka” yang menuntut supaya hukum di Kejari tidak tebang pilih dalam menyelesaikan kasus.

Ketua Gema Lingga, Zuhardi yang bergabung dalam unjuk rasa tersebut menerangkan terkait aksi demo yang berspanduk usut tuntas dana bansos pramuka, sebenarnya bertujuan mengingatkan kepada pihak intansi penegak hukum khususnya Kejari Daik Lingga dalam hal ini, agar dapat menuntaskan semua permasalahan yang tersandung pelanggaran hukum.

“Jadi tidak memandang itu si pejabat ataupun masyarakat biasa, dan proses hukum tetap berjalan sesuai jalur hukum yang ada, yang salah dan melanggar hukum haruslah di proses sesuai ketentuan yang berlaku,” papar dia di Dabosingkep, Jum’at (07/07).

Dia yang bersama tiga orang rekannya yakni Siswandi, Fadzlan dan Dani mewakili rombongan membicarakan perihal demo secara empat mata dengan Kejari Lingga mengatakan dalam bincang tersebut kesepakatan yang diambil yakni setiap kasus yang tersandung hukum akan diproses sesuai putusan hukum yang berlaku di NKRI

“Mereka katakan akan usut tuntas kasus dana bansos pramuka ini dalam waktu beberapa bulan kedepan, dan pihak kejari lingga memyambut baik inspirasi yang kami sampaikan ini,” kata dia.

Dengan hasil kesepakatan yang telah dibuat kata dia sebagai ormas dalam kontrol sosial, Gema Lingga berserta Forum Pemuda Hinterland akan terus memantau kerja pihak penegak hukum. Jika nanti semua masih terkesan berjalan ditempat dia katakan akan melakukan aksi serupa dengan massa yang lebih besar.

“Semua kasus yang telah masuk dalam ranah penegak hukum sekarang ini, jangan ada kata memilah siapa itu untuk menuntaskan setiap kasus yang ada sesuai dengan hukum yang berlaku dan sesuai kesepakatan yang dibuat dengan pihak kejari,” lanjut dia. (mk/zul)