Kapolda Kepri Kirim Tim Selesaikan Konflik PT. KJJ dan Masyarakat Anambas

Pembakaran alat berat PT. KJJ beberapa waktu lalu oleh masyarakat Anambas.
Pembakaran alat berat PT. KJJ beberapa waktu lalu oleh masyarakat Anambas.

Batam (Marwahkepri.com) – Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian mengatakan konflik antara PT Kartika Jemaja Jaya (KJJ) dengan masyarakat yang menolak keberadaan PT tersebut akan segera ada titik terang.

“Tim dari Satgas penanggulangan konflik yang dibentuk Gubernur atas inisiatif Kapolda, akan turun ke lokasi besok pagi (hari ini),” ucap Kapolda saat ekspos penangkapan dua unit kapal asing asal Vietnam berbendera Malaysia di Pelabuhan Batuampar, Selasa (4/7) siang.

Kapolda juga menambahkan pihaknya juga telah melakukan proses penyelidikan dan penyidikan terkait pembakaran serta melakukan pemeriksaan berkaitan dengan izin yang dikantongi PT KJJ.

“Tim pencari fakta dari Polda Kepri sudah turun ke lapangan melakukan penyelidikan. Mudah-mudahan kedua belah pihak ada solusi damai untuk kepentingan masyarakat di sana,” ucapnya.

Sebelumnya, kesabaran masyarakat Pulau Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, terhadap manajemen KJJ telah habis. Kekesalan mereka pun memuncak dan dilampiaskan dengan aksi spontanitas membakar seluruh aset PT KJJ yang berada di Pulau Jemaja, Kamis (29/6) lalu.

Aksi pembakaran aset PT KJJ itu bermula dari permintaan masyarakat pada 21 Juni 2017 lalu agar 31 unit alat berat milik PT KJJ yang masuk ke Pulau Jemaja segera diangkut balik.

Kemudian, pada 22 Juni 2017, sejumlah masyarakat Pulau Jemaja melakukan rapat dengan Camat Jemaja dan Camat Jemaja Timur. Hadir pula aparat keamanan dan disepakati, manajemen PT KJJ diberi deadline selama 7 hari untuk memenuhi tuntutan masyarakat itu. Namun manajemen PT KJJ tidak mengeluarkan alat berat dari waktu yang disepakati dan terjadilah aksi pembakaran. (mk/as/bt***)

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.