Hari Ke-2 Pasca Libur Lebaran, 21 Pegawai di Lingkungan Pemkab Karimun Kembali Tak Masuk Kerja

Bupati Karimun H Aunur Rafiq, saat diwawancari Wartawan usai memimpin apel pagi, Selasa (4/7) di halaman kantor Bupati Karimun. (Foto/MK/Hasian Sinaga).
Bupati Karimun H Aunur Rafiq, saat diwawancari Wartawan usai memimpin apel pagi, Selasa (4/7) di halaman kantor Bupati Karimun. (Foto/MK/Hasian Sinaga).

Karimun (Marwahkepri.com) – Meskipun sudah 2 hari masuk kerja pasca libur lebaran Idul Fitri 1438 H/2017 M, sebanyak 21 orang pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Karimun, kembali tidak masuk kerja. Ke-21 orang tersebut, akan diberikan sanksi karena tidak hadir tanpa keterangan.

Hal itu disampaikan Bupati Karimun H Aunur Rafiq pasa saat memimpin apel pagi, Selasa (4/7) pagi di halaman Kantor Bupati Karimun. Dikatakannya, pada hari sebelumnya, Senin (3/7) sebanyak 51 orang pegawai juga tidak masuk dengan hal yang sama yaitu tidak masuk tanpa keterangan.

Dari 51 pegawai yang tidak hadir, Dinas Perhubungan dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan menjadi dinas yang paling banyak tidak hadir. Diantaranya, 18 orang dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan dan 11 orang dari Dinas Perhubungan.

“Dari seluruh dinas OPD yang tidak masuk ada 51 orang, hari ini sudah dipanggil dan dikumpulkan di Gedung serba guna untuk dicheck dan akan diberikan sanksi teguran serta sanksi terberat dilihat dari kesalahannya” sebutnya.

Sementara untuk pegawai honor daerah, lanjutnya, akan diminta membuat pernyataan. Apabila ditemukan telah melakukan pelanggaran berulang kali akan diberikan sanski terberat berupa pemecatan.

“Untuk honor daerah sudah saya mintakan agar membuat pernyataan, kalau sudah berulang kali saya minta agar diproses supaya kontraknya tidak diperpanjang” tegasnya.

Sementara itu, Sekda Karimun M Firmansyah mengatakan, berdasarkan data absensi pegawai yang dicheck, dihari pertama, sebanyak 51 orang pegawai tidak hadir. Sedangkan hari kedua atau hari ini, Selasa (4/7). Sebanyak 21 orang pegawai juga tidak hadir.

“Berdasarkan absensi yang sudah kita chek, hari ini masih ada 21 orang pegawai yang belum juga masuk kerja” ucapnya kepada Wartawan.

Disebutkan, Kepada mereka yang tidak hadir, kita harapkan agar Kepala Dinas maupun Kepala Bagian untuk memanggil dan memberikan sangsi berupa surat teguran dan surat pernyataan.

“Kita harapkan agar Kepala Dinas dan Kepala Bagian supaya memanggil dan memberikan sangsi berupa surat teguran dan surat pernyataan bagi mereka yang tidak hadir” tukasnya. (Hasian).

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.