Air Terjun Resun, Wisata Primadona Suasana Idul Fitri

Sejumlah pengunjung wisata air terjun resun yang menikmati suasana liburan (Doc. Facebook)
Sejumlah pengunjung wisata air terjun resun yang menikmati suasana liburan (Doc. Facebook)

Lingga (marwahkepri.com) – Lokasi wisata air terjun Resun, yang berada di desa Resun, Kecamatan Lingga Utara menjadi primadona tempat wisata yang dikunjungi tiap perayaan hari raya. Memasuki satu minggu mementum idul fitri 1438 H, diperkirakan lebih kurang 1000 tiket wisata terjual, Minggu (02/07).

Sudah menjadi kebiasaan masyarakat dalam mengisi suasana hari raya memilih tempat untuk berlibur. Sejumlah tempat wisata menjadi sasaran bersantai bersama keluarga, kerabat dan teman. Tidak terkecuali, objek wisata air terjun yang sudah populer ini.

Ida, salah satu petugas penjual tiket masuk dipintu gerbang air terjun resun mengatakan suasana lebaran memang menjadi kebiasaan masyarakat untuk berlibur disini, sekedar hanya melepaskan keinginan bersantai bersama keluarga.

“Kami sudah sudah buka mulai dari lebaran ke dua sampai sekarang lebih kurang 900 tiket dewasa dan 200 tiket anak-anak terjual,” jelas dia, Minggu (02/06).

Untuk tahun ini dia sampaikan tidak hanya dari masyarakat Daik dan sekitar. Dengan aktifnya jasa angkutan RoRo Jagoh-Penarik, sejumlah masyarakat dari pulau Singkep juga memilih berlibur kesini.

“Tarif tiket itu biasa seperti yang ditetapkan pihak Pariwisata yaitu dewasa Rp 3000, anak-anak Rp 1000. Sedang untuk parkir kendaraan roda dua Rp 1000,” ujar dia.

Bukan hanya momen hari raya umat Islam dan tradisi mandi safar. Pada momen perayaan imlek sejumlah warga Tionghoa juga menjadikan tempat ini sebagai tempat liburan bersama keluarga. Sedangkan dihari-hari biasa, pengunjung kerap sepi bahkan tidak ada mengunjungi lokasi wisata ini.

“Itupun kalau ade hari Minggu, yang lumayan ada datang,” ucap dia.

“Setiap tahun memang seperti ini,.biasa mulai sepi itu pada hari raya ke- 9 atau 10 hari raya,” lanjut dia.

Sementara salah satu pengunjung saat ditemui mengatakan memilih lokasi ini dikarenakan lokasi wisata ini pada momen hari raya ramai kunjungan. Bukan hanya sekedar menikmati alam saja dengan keindahannya, namun suasana keramaian menjadi daya tarik, terlebih bagi yang membawa keluarga untuk bersantai disejumlah gazebo yang telah disiapkan pemerintah daerah.

“Disini ramai. Tak putus-putusnya orang datang. Apalagi kalau momen hari raya gini, setiap hari ada. Lagipula tempat ini dah dikenal,” kata Dani, salah satu pengunjung.

Pantauan lapangan, tidak hanya air terjun resun yang menjadi objek kunjungan masyarakat pada suasana idul fitri 1438 H. Sejumlah tempat wisata lainnya seperti Pantai Pasir Panjang Karam Bersulam di desa Mepar, Lubuk Papan di Kelurahan Daik, Pantai Mempanak di desa Sungai Pinang bahkan sampai pantai Dungun di desa Belungkur, turut menjadi tempat wisata yang dikunjungi sejumlah masyarakat untuk bersantai bersama keluarga, teman dan kerabat mengisi suasana hari fitri. (mk/arp)