Jalan Wisata Pantai Mempanak Semakin Menyempit

Kondisi jalan Wisata Pantai Mempanak, desa Sungai Pinang, kecamatan Lingga Timur, Rabu (28/06).
Kondisi jalan Wisata Pantai Mempanak, desa Sungai Pinang, kecamatan Lingga Timur, Rabu (28/06).

Lingga (marwahkepri.com) – Kondisi jalan menuju pantai Mempanak, salah satu pantai wisata yang berada di desa Sungai Pinang, Kecamatan Lingga Timur semakin memperihatinkan. Kondisi yang tidak terawat ini, akan mengakibatkan lenyapnya kunjungan wisatawan lokal, Jum’at (30/06).

Pantai Mempanak sempat populer dan mendapat perhatian pemerintah daerah, ditandai dengan ritual budaya mandi safar yang digelar pemerintah Kabupaten Lingga beberapa tahun lalu. Sayangnya kondisi sekarang tidak lagi terawat.

Beberapa tahun lalu, ruas jalan menuju pantai dibuka guna kelancaran akses wisata. Sekian tahun berlalu, jalan yang terbangun tersebut, tidak mendapat perawatan. Ruas jalan semakin menyempit oleh semak belukar. Badan jalan yang banyak berlobang akibat kikisan alur air. Terlebih saat musim hujan, jalan semakin parah untuk dilalui.

Zulkifli, salah satu warga yang kerap lalu lalang dijalan wisata tersebut mengatakan dari sisi pengamatannya setiap tahun tidak adanya peningkatan pengunjung pantai, bahkan cenderung berkurang. Hal ini dia sampaikan, dapat dilihat pada momen hari raya. Bagaimana pengunjung dari berbagai kalangan masyarakat desa Sungai Pinang sendiri atau masyarakat desa-desa sekitar yang berwisata, setiap tahunya menurun.

“Mungkin sebab jalan yang semakin hancur, semak dan menyempit oleh semak belukar,” papar dia beberapa waktu lalu.

Tidak hanya jalan, kendala lain bisa jadi dikarena pantai yang tidak terawat dan kotor. Tidak ada petugas khusus tentu menjadi masalah sendiri.

“Pantai juga dah banyak sampah, dah tertinggal lah,” lanjut dia.

Untuk itu sebagai warga desa, dia berharap adanya kebijakan desa dalam hal mencari titik terang bagaimana mengatasi beberapa masalah ini. Mengembalikan nama pantai wisata yang dulu populer bisa terangkat lagi.

Sedang dari pemerintah daerah sendiri diharapkan juga memberi perhatian. Khususnya pihak Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Lingga dalam usaha meningkatkan potensi pantai yang dimiliki daerah.

“Mudah-mudahan desa bisa mengambil inisiatif. Kebijakan mengadakan gotong royong dengan masyarakat,” harap dia.

Sementara Diyau Rusdi, Kepala desa Sungai Pinang menanggapi permasalahan ini akan segera menindaklanjuti guna akses yang baik dalam meningkatkan penikmat pantai.

“Kita akan coba rapat bersama dengan RT dan RW menanggapi masalah ini,” papar dia. (mk/arp)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.