Malam Takbiran, Lampu Culok Hiasi Jalanan

IMG20170624193624
Lampu culok di Air Kolek, Kelurahan Ranai

Natuna (Marwahkepri.com) – Menyambut hari raya idul fitri 1438 Hijriah atau tepatnya pada malam takbiran, Sabtu (24/06), sepanjang jalanan kota Ranai tampak dihiasi lampu culok buatan masyarakat.

Keberadaan lampu culok tidak hanya mempercantik jalur protokol di ibukota kabupaten perbatasan ini. Akan tetapi menjalar hingga ke jalan jalan kecil dan gang gang.

Seperti terpantau di Air Kolek, Kelurahan Ranai, hampir seluruh jalan dan gang dipasangi lampu culok. Secara fisik bentuknya tidak berbeda disetiap gang, yang membedakan hanya dari sisi penataannya.

Warga Air Kolek, Usman (48) mengatakan, bahan lampu terbuat dari kaleng susu bekas, dipadu dengan minyak tanah sebagai bahan bakarnya. Serta tidak ketinggalan memasang secarik kain sebagai penyulut api.

IMG20170624192758

Pria yang biasa disapa Bang Man ini mengutarakan, tradisi pemasangan lampu culok dibahu jalan, diadakan setiap akhir bulan ramadhan atau pada malam takbiran. Tidak ada persiapan khusus setiap kali hendak memasang lampu yang juga dikenal sebagai pelita.

“Ini sudah jadi tradisi, kita pasang di depan rumah setiap tahun pada malam takbiran. Bahannya pun cukup sederhana, tidak susah membuatnya”, ujar Usman.

Tidak ada panitia atau koordinator pemasangan lampu culok dari pemerintah kabupaten Natuna, hanya merupakan inisiatif masyarakat. Bisanya berlangsung hingga malam ketiga idul fitri.

“Tidak ada campur tangan pemerintah daerah dalam hal ini, kegiatan ini murni inisiatif dari warga, walapun kita mendengar diluar sana ada festival lampu culok”.

Pantauan Marwahkepri.com dilapangan, tiga kelurahan di kecamatan Bunguran Timur, yakni kelurahan Ranai, Ranai Darat dan Bandarsyah, juga memasang lampu culok guna menyambut lebaran.(nang)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.