“Pemuda Batam” Perlu Perhatian Pemerintah

IMG_1856

Batam (Marwahkepri.com) – Kenakalan Pemuda saat ini semakin menjalar dan sering terjadi di lingkungan masyarakat sekitar. Perilaku kenakalan seperti seks bebas, tawuran, penggunaan obat terlarang nampaknya sudah cukup melekat bagi Pemuda zaman sekarang.

Ketua Umum “PEMUDA BATAM” Hermi Hermanto menilai bahwa penangangan kenakalan Pemuda harus mendapatkan perhatian dari pemerintah. Sebab, peran orangtua saja tidak bisa untuk membuka simpul masalah kenakalan Pemuda di Batam ini.

“Pemerintah Kota Batam tak memberi harapan yang khusus kemana mereka menaruh harapan masa depannya. Ini yang harus diperhatikan oleh pemerintah,” ujar Hermi dalam pertemuannya di alun-alun Batam kepada media ini, Senin (29/5).

Peran pemerintah dibutuhkan dalam bentuk memberi ruang khusus bagi para Pemuda untuk menyalurkan hobi dan bakat mereka agar lebih mendidiknya. Penanaman hal yang positif, dan lebih berguna bagi keluarga dan bangsa.

Menurut Hermi, orangtua seringkali menanamkan sifat yang paradoksal kepada anak. Di satu sisi mereka ingin sang anak sukses menempuh satu jalan hidup, tapi di sisi lain hobi dan bakat sang anak menjadi tidak tersalurkan. Ujar Hermi

“Secara konstruksial kita sering menaruh harapan masa depan dan atribut bersifat negatif ke dalam diri mereka (Pemuda). Tanpa sadar, kita meletakkan atribut negatif tersebut dalam porsi yang lebih besar,” ucapnya lagi.

Hal yang perlu diperhatikan, ungkap dia, 24 ribu kurang lebih pengangguran di Batam) didominasi oleh Pemuda berusia 19-30 tahun. Karena itulah perlu diberikan tempat dan ruang untuk Pemuda menyalurkan hobi dan bakat. Disinilah peran pemerintah dituntut lebih besar.

“Kita seringkali gagal memahami bahwa tingkat pengangguran terbesar kita berada pada Pemuda di Batam,” tutur Hermi. (Mk/ind)

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.