Menteri KKP Izinkan Penggunaan Cantrang Hingga Akhir 2017

Ilustrasi
Ilustrasi

Jakarta (Marwahkepri.com) – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengizinkan penggunaan alat penangkap ikan pukat hela dan pukat tarik atau cantrang hingga akhir 2017.

Hal itu disampaikan beliau setelah bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (3/5).

“Tadi saya menghadap Presiden. Dari hari Minggu saya sudah memohon waktu dan arahan dari Presiden. Kita perpanjang cantrang sampai akhir 2017. Itu terutama untuk wilayah Jateng saja,” ucapnya.

Cantrang merupakan sejenis alat penangkapan ikan (API) yang termasuk dalam kelompok pukat tarik berkapal (boat or vessel seines).

Pada kesempatan itu, Susi juga berjanji segera membagikan alat pengganti cantrang kepada para nelayan. “Untuk (kapal) di bawah 10 GT, kita akan ganti selama waktu ini. Tetapi yang besar tidak. Yang besar bisa kita asistensi ke perbankan,” jelasnya.

Sebelumnya, peraturan yang dikeluarkan Menteri Susi sempat menimbulkan konflik di antara kalangan nelayan dan aparat penegak hukum. Peraturan yang mengundang pro dan kontra tersebut adalah Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1/PERMEN-KP/2015 tentang Larangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela dan Pukat Tarik di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.

Dalam peraturan itu disebutkan bahwa nelayan dilarang menggunakan cantrang untuk menangkap ikan. Sebagai gantinya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membagikan alat penangkap ikan pengganti cantrang yang dianggap lebih ramah lingkungan.

Namun, dua tahun sejak kebijakan itu dikeluarkan, Kementerian Kelautan dan Perikanan belum optimal membagikan alat penangkap ikan pengganti cantrang. (mk/as/bs***)

 

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.